Pendekatan Etika Bisnis


Etika bisnis dapat dijadikan sebagai pedoman untuk
melaksanakan perkerjaan sehari-hari oleh seluruh karyawan maupun
bagian manajemen. Arief (2019:154) menyatakan terdapat tiga
pendekatan dasar dalam merumuskan tingkah laku etika bisnis,
yaitu:
1) Utilitarian Approach : Dimana setiap tindakan harus
didasarkan pada konsekuensinya. Oleh karena itu, dalam
bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang
dapat memberi manfaat sebesarbesarnya kepada masyarakat,
dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya
serendahrendahnya.
2) Individual Rights Approach : Dimana setiap orang dalam
tindakan dan kelakuannya memiliki hak dasar yang harus
dihormati. Namun tindakan ataupun tingkah laku tersebut
harus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi
benturan dengan hak orang lain.
3) Justice Approach : Dimana para pembuat keputusan
mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam
memberikan pelayanan kepada pelanggan baik secara
perseorangan ataupun secara kelompok.
e. Tujuan Etika Bisnis
Menurut Muslin (2017) tujuan etika dalam berbisnis adalah
untuk meningkatkan kesadaran moral serta membuat batasan-batasan
bagi para pelaku bisnis selain itu juga untuk menjalankan good
business. Para pelaku bisnis harus memiliki pemahaman tentang
praktik bisnis kotor yang merugikan banyak pihak. Memahami dan
melaksanakan etika dalam berbisnis dapat menjadikan perusahaan
memiliki citra yang baik di mata semua orang. Intinya, bisnis yang
menerapkan etika berbisnis yang baik umumnya tidak akan
merugikan pihak lain, tidak melanggar hukum yang berlaku, dan
menjaga kondisi bisnis tetap kondusif