Teori Etika Bisnis


Menurut Fahmi (2017) Etika bisnis memiliki beberapa teori-
teori, diantaranya:
1) Theory Ethics Utilititarianisme (Teori Etika
Manfaat/Kegunaan)
Utilititarianisme adalah etika yang mengajarkan tentang apa
yang berguna itu adalah baik atau menilai baik buruk,
benar/salah, adil/tidak adilnya suatu perbuatan atau hasil
berdasarkan konsekuensi. Etika utilititarianisme ini
mendominasi cara pandang manusia dalam konteks prilaku
ekonomi modern, dimana para pelaku ekonomi bisnis
cenderung menekankan pada pencapaian hasil, output dengan
mengabaikan proses. Akibatnya manusia terjebak pada
pemikiran pragmatis yang cenderung untuk menghalalkan cara
untuk mencapai tujuan.
2) Theory Etichs of Relativisme (Teori Etika Relatif)
Etika ini memandang bahwa tidak terdapat ukuran yang dapat
digunakan untuk menentukan etis atau tidak etis, benar dan
salah, baik dan buruknya suatu perbuatan, semuanya bersifat
relative sehingga kriteria etis menurut etika ini dapat
ditentukan oleh masing-masing orang.
3) Theory Ethics of duty (Teori Etika Kewajiban)
Etika ini berargumen bahwa sebuah perbuatan mengandung
nilai moral dan dinyatakan baik secara moral jika didasari oleh
dorongan (motivation) yang baik (goodwill). Suatu perbuatan
adalah baik jika dilakukan karena motivasi yang baik yang
didasarkan pada kewajiban.
4) Theory Naturallaw of Ethics (Teori Etika Hak)
Etika ini juga dikenal dengan teori hak. Pendekatan hak pada
teori ini menekankan pada nilai tunggal (single value), yaitu
kebebasan. Suatu keputusan dan tindakan dipandang etis
manakala keputusan dan tindakan tersebut ditetakan
berdasarkan pada hak-hak individu yang menjamin kebebasan
memilih (freedomofchoice).
5) Theory Ethis of Virtue (Teori Etika Keutamaan)
Teori ini memandang sikap atau akhlak seseorang, tidak
mempertanyakan apakah suatu perbuatan tertentu adil atau
jujur, atau murah hati, melaikan apakah orang itu bersifat adil,
jujur, morah hati dan sebagainya. Dalam etika bisnis,
keutamaan ini yang harus mewarnai sifat dan karakter setiap
bisnis, seperti kejujuran, fairtness, kepercayaan, dan keuletan