Jaringan Sosial


Salah satu pengertian jaringan dikemukakan oleh Robert M.Z. Lawang,
jaringan merupakan terjemahan dari network yang berasal dari dua suku kata
yaitu net dan work. Net berarti jaring, yaitu tenunan seperti jala, terdiri dari
banyak ikatan antar simpul yang saling terhubung antara satu sama lain. Work
berarti kerja. Jadi network yang penekanannya terletak pada kerja bukan pada
jaring, dimengerti sebagai kerja dalam hubungan antar simpul-simpul seperti
halnya jaring. Berdasarkan cara pikir tersebut, maka jaringan (network) menurut
Robert M. Z. Lawang (dalam Damsar, 2011: 157-158) dimengerti sebagai:
o Ada ikatan antar simpul (orang/kelompok) yang dihubungkan dengan
media (hubungan sosial). Hubungan sosial ini diikatkan dengan
kepercayaan. Kepercayaan itu dipertahankan oleh norma yang mengikat
kedua belah pihak.
o Ada kerja antar simpul (orang atau kelompok) yang melalui media
hubungan sosial menjadi satu kerja sama bukan kerja bersama-sama.
o Seperti halnya sebuah jaring (yang tidak putus) kerja yang terjalin antar
simpul itu pasti kuat menahan beban bersama dan malah dapat
“menangkap ikan” lebih banyak.
o Dalam kerja jaring itu ada ikatan (simpul) yang tidak dapat berdiri sendiri.
Jika satu simpul saja putus maka keseluruhan jaring itu tidak bisa
berfungsi lagi, sampai simpul itu diperbaiki. Semua simpul menjadi satu
kesatuan dan ikatan yang kuat. Dalam hal ini analogi tidak seluruhnya
tepat terutama kalau orang yang membentuk jaring itu hanya dua saja.
o Media (benang atau kawat) dan simpul tidak dapat dipisahkan atau antara
orang-orang dan hubungannya tidak dapat dipisahkan.
o Ikatan atau pengikat (simpul) adalah norma yang mengatur dan menjaga
bagaimana ikatan dan medianya itu dipelihara dan dipertahankan