Kinerja (performance) menurut Mathis and Jackson (2006) merupakan segala
sesuatu yang dilakukan atau yang tidak dilakukan oleh seorang pegawai yang nantinya
dapat mempengaruhi keberhasilan sebuah organisasi. Kinerja yang dapat dicapai oleh
seseorang atau kelompok orang dalam suatu perusahaan sesuai wewenang dan tanggung
jawab masing-masing dalam upaya pencapaian tujuan perusahaan secara legal, tidak
melanggar hukum dan tidak bertentangan dengan moral atau etika.
Mangkunegara (2006) dan Malayu (2006) menyatakan bahwa kinerja adalah hasil
atau prestasi kerja yang ditunjukkan secara kualitas dan kuantitas oleh seorang pegawai
didalam melaksanakan tugas sesuai dengan beban tanggung jawab yang diberikan
kepadanya berdasarkan atas kecakapan, pengalaman, kesungguhan, serta waktu.
Dari beberapa definisi tentang kinerja, dapat disimpulkan bahwa pengertian
kinerja adalah seseorang atau sekelompok orang yang menunjukkan prestasi kerja sevara
kuantitas dan kualitas yang dilakukan berdasarkan kecakapan, pengalaman, kesungguhan
serta waktu sesuai dengan beban dan tanggungjawab yang diberikan kepadanya.
Menurut Mathis and Jackson (2006) kinerja pegawai mempengaruhi seberapa
banyak kontribusi kepada organisasi antara lain termasuk :
1) Kualitas kerja
Standar ini menekankan pada mutu kerja yang dihasilkan dibandingkan volume kerja.
2) Kuantitas kerja
Standar ini dilakukan dengan cara membandingkan antara besarnya volume kerja
yang seharusnya (standar kerja norma) dengan kemampuan sebenarnya.
3) Ketepatan waktu
Diukur dari persepsi karyawan terhadap suatu aktifitas yang diselesaikan dari awal
waktu sampai menjadi output. Dapat menyelesaikan pada waktu yang telah
ditetapkan serta memaksimalkan waktu yang tersedia untuk aktivitas yang lain.
4) Efektifitas
Pemanfaatan secara maksimal sumber daya dan waktu yang ada pada organisasi
untuk meningkatkan keuntungan dan mengurangi kerugian.
5) Kerjasama
Keterlibatan seluruh pegawai dalam mencapai target yang ditetapkan akan
mempengaruhi keberhasilan bagian yang diawasi. Kerjasama antara pegawai dapat
ditingkatkan apabila pimpinan mampu memotivasi pegawai dengan baik
