Pengertian Loyalitas Karyawan


Dipahami bahwa pencapaian suatu organisasi dapat ditentukan
oleh seberapa jauh komitmen karyawan untuk memiliki loyalitas
terhadap organisasi tempat mereka bekerja. Loyalitas menurut Kamus
Besar Bahasa Indonesia berarti kepatuhan; kesetiaan. Maka dapat
dipahami bahwa dengan komitmen anggota untuk patuh dan setia
terhadap organisasi, berarti organisasi dapat mencapai tujuannya
dengan efektif dan optimal.
Berikut adalah pemahaman dan teori beberapa ahli mengenai
Loyalitas Karyawan :

  • Utomo (2010) mendefinisikan bahwa, “Loyalitas dapat
    dikatakan sebagai suatu sikap kesetiaan seseorang terhadap hal yang
    bukan hanya merukapan kesetiaan fisik semata, tetapi lebih dari itu
    merupakan kesetiaan non fisik seperti perhatian dan pikiran. Untuk
    mencapai kesuksesan dan tujuan organisasi loyalitas dapat dikatakan
    adalah sebuah indikator yang diperlukan secara mutlak bagi setiap
    organisasi.”
  • Poerwopoespito (2004) mengemukakan bahwa, “Loyal
    bisa dikatakan merupakan sikap karyawan sebagai bagian dari
    perusahaan yang paling utama. Sikap tersebut tercemin dari terciptanua
    suasana yang mendukung dan menyenangkan di tempat kerja, memiliki
    kesediaan untuk bekerja dalam kurung waktu yang lama serta turut
    menjaga citra dan nama baik perrusahaan. “
  • Alkahtani (2016) menyatakan bahwa, “Karyawan
    dengan loyalitas tinggi dalam pekerjaan sangat dibutuhkan oleh
    organisasi sehingga mereka dapat turut berkontribusi untuk
    kelangsungan hidup bisnis organisasi dalam persaingan pasar.”
  • Sutanto & Eddy (2010) menyatakan bahwa, “Semakin
    tinggi tingkat loyalitas anggota dalam sebuah organisasi, maka akan
    semakin mudah pula pencapaian tujuan-tujuan dan peningkatan kinerja
    yang telah ditetapkan oleh organisasi/perusahaan. Maka sebaliknya,
    apabila tingkat loyalitas semakin rendah maka akan semakin sulit dalam
    melakukan pencapain tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.”