Pengertian Komunikasi


Mangkunegara (Mangkunegara, 2014, hal. 145) menyatakan bahwa
komunikasi adalah suatu proses pemindahan suatu informasi, ide, pengertian dari
seseorang kepada orang lain dengan harapan orang lain tersebut dapat
menginterprestasikannya sesuai dengan tujuan yang dimaksud. Pentingnya
komunikasi bagi manusia tidaklah dapat dipungkiri begitu juga halnya bagi suatu
organisasi.
Menurut Wursanto (Wursanto, 2005, hal. 31) komunikasi adalah proses
kegiatan pengoperan atau penyampaian warta atau berita atau informasi yang
mengandung arti dari satu pihak (seseorang atau tempat) kepada pihak (seseorang
atau tempat) lain dalam usaha mendapatkan saling pengertian. Menurut Siagian
(Siagian, 2002) komunikasi yang baik merupakan kunci untuk memelihara
hubungan kerja. Komunikasi yang baik merupakan kunci untuk memelihara
hubungan kerja.
Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang terbuka antar karyawan,
termasuk dari atasan kepada bawahan. Hardjana (Hardjana, 2003) menyatakan
bahwa dengan komunikasi, karyawan dapat menjalin hubungan baik dengan rekan
kerja, membangun kerja sama dan sinergi dengan rekan kerja, menyampaikan tugas
dan mengarahkan kinerja agar sesuai dengan tujuan, serta mengatasi perbedaan
pendapat, ketegangan, dan konflik. Dapat disimpulkan bahwa komunikasi
merupakan proses penyampaian pesan dari seseorang komunikator kepada
komunikan atau pengirim pesan dari satu pihak kepada pihak lain untuk
mendapatkan saling pengertian.
Menurut Sunarto (Sunarto, 2003, hal. 16) terdapat tiga unsur penting dalam
proses komunikasi yang dilakukan dalam komunikasi, yaitu :

  1. Sumber (source), disini sumber atau komunikator adalah bagian pelayanan
    santunan.
  2. Pesan (massage), dapat berupa ucapan atau pesan-pesan atau lambang- lambang.
  3. Sasaran (Destination), adalah korban atau ahli waris korban (klaimen).