Menurut Fayol (dalam Triatna, 2015 : 16) setidaknya dari 14 prinsip
manajemen yaitu :
- Pembagian kerja, Pembagiian kerja atau menspesialisasikan pekerja dapat
menghasilkan peningkatan produktivitas - Wewenang dan tanggung jawab, wewenang adalah hak untuk memerintah
serta sumber kekuatan untuk memaksa yang tidak patuh. Hak dan seimbang
haruslah seimbang. - Disiplin, disiplin adalah kepatuhan terhadap kesepakatan yang telah
ditetapkan di dalam organisasi. - Kesatuan komando atau perintah, para pekerja harus menerima hanya satu
perintah atasan. - Kesatuan arah, aktivitas setiap bagian organisasi harus satu arah dan
dilaksanakan dibawah satu rencana dan perintah. - Mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan individu.
- Kompensasi yang adil, Pemberian kompensasi secara adil terhadap karyawan
kompensasi secara financial ataupun secara non financial. - Sentralisasi, Prinsip ini harus bisa menunjukkan hingga batas mana
kewenangan itu dipusatkan ataupun dibagi pada suatu organisasi. Pemusatan
kewenangan bisa menimbulkan pemusatan tanggung jawan pada sebuah
aktivitas.wewenang dari atas sampai ke bawah. Setiap karyawan
harus menyadari posisi mereka di dalam Hirarki Organisasi. Garis wewenang
ini akan menunjukan apa yang menjadi wewenang dan tanggung jawabnya. - Tata Tertib (Order), Tata Tertib memegang peranan yang penting dalam
bekerja karena pada dasarnya semua orang tidak dapat bekerja dengan baik
dalam kondisi yang kacau dan tegang. Selain itu, untuk meningkatkan
efisiensi dalam bekerja, fasilitas dan perlengkapan kerja harus disusun dengan
rapi dan bersih. - Keadilan (Equity) Manager harus bertindak secara adil terhadap semua
karyawan. Peraturan dan Perjanjian yang telah ditetapkan harus ditegakan
secara adil sehingga Moral karyawan dapat terjaga dengan baik. - Stabilitas kondisi karyawan, mempertahankan Karyawan yang produktif
merupakan prioritas yang penting dalam Manajemen. Manager harus
berusaha untuk mendorong dan menciptakan loyalitas Karyawan terhadap
organisasi. - Inisiatif (Initiative), karyawan harus diberikan kebebasan untuk berinisiatif
dalam membuat dan menjalankan perencanaan, tentunya harus dengan batasbatas wewenang dan tanggung jawab yang diberikan. - Semangat Kesatuan (esprits de corps), Dalam Prinsip “esprits de corps” ini,
Manajemen harus selalu berusaha untuk mengembangkan dan meningkatkan
semangat kesatuan Tim.
