Upaya Peningkatan Kinerja


Menurut Stoner dalam Sutrisno (2010:184-185) mengemukakan adanya empat
cara untuk meningkatkan kinerja karyawan, yaitu:

  1. Diskriminasi
    Seorang manajer harus mampu membedakan secara objektif antara mereka
    yang dapat memberi sumbangan berarti dalam pencapaian tujuan organisasi
    dengan mereka yang tidak dalam konteks penilaian kerja memang harus ada
    perbedaan antara karyawan yang berprestasi dengan karyawan yang tidak
    berprestasi. Oleh karena itu, dapat dibuat keputusan yang adil dalam berbagai
    bidang, misalnya pengembangan SDM, penggajian dan sebagainya.
  2. Pengharapan
    Dengan memperhatikan bidang tersebut diharapkan bisa meningkatkan
    kinerja karyawan. Karyawan yang memiliki kinerja tinggi mengharapkan
    pengakuan dalam bentuk berbagai pengharapan yang diterimanya dari
    organisasi. Untuk mempertinggi motivasi dan kinerja, mereka yang tampil
    mengesankan dalam bekerja harus diidentifikasi sedemikian rupa sehingga
    penghargaan memang jatuh pada tangan yang memang berhak.
  3. Komunikasi
    Para manajer bertanggung jawab untuk mengevaluasi kinerja para karyawan
    dan secara akurat mengkomunikasikan penilaian yang dilakukannya. Untuk
    dapat melakukan secara akurat, para manajer harus mengetahui kekurangan
    dan masalah apa saja yang dihadapi para karyawan dan bagaimana cara
    mengatasinya. Disamping itu, para manajer juga harus mengetahui program
    pelatihan dan pengembangan apa saja yang dibutuhkan. Untuk
    memastikannya, para manajer perlu berkomunikasi secara intens dengan
    karyawan.