Sutrisno (2010:10) menjelaskan bahwa budaya organisasi mempunyai fungsi
yaitu sebagai berikut:
- Budaya mempunyai suatu peran pembeda. Hal itu berarti bahwa budaya
kerja menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dengan yang
lain. - Budaya organisasi membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota
organisasi. - Budaya organisasi mempermudah timbul pertumbuhan komitmen pada
sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan diri individual. - Budaya organisasi itu meningkatkan kemantapan sistem sosial.
Dalam hubungannya dengan segi sosial, budaya berfungsi sebagai perekat
sosial yang membantu mempersatukan setiap individu dalam organisasi dengan
memberikan standar-standar yang tepat untuk apa yang harus dikatakan dan dilakukan
oleh para karyawan. Akhirnya, budaya organisasi berfungsi sebagai mekanisme
pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku para
karyawan dalam organisasi. Budaya organisasi yang efektif dapat dilihat pada
kepercayaan, keterbukaan komunikasi, kememimpinan yang mendapat masukan, dan
didukung oleh bawahan, pemecahan masalah oleh kelompok, kemandirian kerja, dan
pertukaran informasi.
