Budaya Organisasi Sebagai Input


Ndarha (1997:65) mengemukakan bahwa budaya organisasi sebagai input terdiri
dari pendiri organisasi, pemilik organisasi, sumber daya manusia, pihak yang
berkepentingan dan masyarakat. Berdasarkan pendapat tersebut penulis menguraikan
bahwa budaya organisasi sebagai input adalah sebagai berikut:

  1. Pendiri organisasi
    Pendiri organisasi sangat mewarnai budaya organisasi, yaitu bagaimana visi
    mereka terhadap organisasi yang telah didirikan sangat berpengaruh pada
    iklim organisasi perusahaan. Para pendiri organisasi yang memiliki visi dan
    aksi sangat penting dalam memantapkan budaya organisasi yang konsisten
    dan sesuai dengan lingkungan internal. Oleh karena itu, pemimpin harus
    mampu menyumbangkan wawasan yang jauh ke depan untuk mengantarkan
    perusahaannya kepada tahap-tahap kemajuan sesuai perubahan zaman dan
    dinamika lingkungannya. menetapkan visi saja sebenarnya tidak cukup,
    karena visi merupakan suatu hal yang abstrak. Oleh karena itu, perlu
    melakukan aksinya. Pendiri organisasi juga perlu merumuskan dan memiliki
    visi yang jelas terhadap organisasi atau perusahaan yang didirikan mereka.
  2. Pemilik organisasi
    Pemilik organisasi harus mampu mematuhi sistem nilai dan norma-norma
    yang berlaku dalam organisasi. Konsistensi dalam mematuhi sistem nilai dan
    norma-norma yang berlaku tersebut akan menjadikan organisasi memiliki
    sistem nilai (budaya organisasi yang kuat. Pelakusanaan operasional
    kegiatan usaha, pimpinan mengankat karyawan (manajer dan staf) dan
    mereka bertanggung jawab kepada pemilik (pemegang saham). Oleh karena
    itu, seluruh individu dalam organisasi berkewajiban mematuhi seperangkat
    sistem nilai dan norma-norma yang berlaku di dalam organisasi, serta sistem
    nilai tersebut dijadikan pedoman dalam bertingkah laku di organisasi.
  3. Sumber Daya Manusia
    Sumber daya manusia organisasi terdiri dari dua sumber yaitu internal
    organisasi dan eksternal organisasi. Sumber daya manusia internal
    organisasi adalah pimpinan, manajer, dan karyawan; sedangkan sumbery
    daya eksternal organisasi adalah orang-orang di luar organisasi yang
    bersangkutan yang ikut andil dalam pembinaan dan mengembangan. Mereka
    adalah konsultan perusahaan.
  4. Pihak yang Berkepentingan
    Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap organisasi, selain pimpinan,
    manajer, karyawan adalah pihak pemerintah, bank-bank dan mitra usaha.
  5. Masyarakat
    Masyarakat sebagai pelanggan (konsumen) merupakan sumber nilai yang
    dapat menyumbangkan budaya sebagai input melalui berbagai media massa
    dengan menggunakan teknologi informasi.