Kualitas sistem informasi menurut DeLone dan McLean (1992) dalam
Istianingsih dan Utami (2009:6) adalah:
“Kualitas sistem berarti fokus pada performa sistem informasi yang terdiri
dari perangkat keras, perangkat lunak, kebijakan dan prosedur yang dapat
menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna yang terdiri dari
kemudahan untuk digunakan (ease to use), kemudahan untuk diakses
(flexibility), keandalan sistem (reliability).”
Sedangkan menurut Shannon dan Weaver (2003) dalam Gowinda
(2010:38) adalah: … Kualitas suatu sistem mengukur kesuksesan secara teknik.
Level teknikal komunikasi diartikan sebagai keakuratan dan keefisienan sistem
komunikasi yang menghasilkan informasi.
Kualitas sistem informasi biasanya berfokus pada karakteristik kinerja
sistem. Menurut Liviari (2005) dalam Gowinda (2010:37) menyatakan bahwa:
“Kualitas sistem informasi merupakan sistem ciri karakteristik kulaitas
yang diinginkan dari sistem informasi itu sendiri, dan kualitas informasi
yang diinginkan informasi karakteristik produk.”
Menurut Azhar Susanto (2008:16) sebagai berikut:
“Kualitas sistem informasi akuntansi merupakan integrasi dan harmonisasi
antar komponen sistem informasi akuntansi berupa perangkat keras,
perangkat lunak, sumberdaya manusia, prosedur, basis data, jaringan data
dan komunikasi”
