Mengukur Kekuatan Budaya Organisasi


Menurut Robbins & Coulter (2012:51) budaya organisasi adalah nilai,
prinsip, tradisi, dan sikap yang mempengaruhi cara bertindak anggota organisasi.
Adapaun untuk mengukur kekuatan budaya organisasi di PT Sansan Saudaratex
Jaya dengan menggunakan teori Robbins dan Coulter (2012:52) menjelaskan
adanya tujuh Dimensi budaya organisasi, yaitu:

  1. Inovasi dan keberanian mengambil risiko (Inovation and risk taking), adalah
    sejauh mana organisasi mendorong para karyawan bersikap inovatif dan berani
    mengambil resiko. Selain itu bagaimana organisasi menghargai tindakan
    pengambilan risiko oleh karyawan dan membangkitkan ide karyawan.
  2. Perhatian terhadap detail (Attention to detail), adalah sejauh mana organisasi
    mengharapkan karyawan memperlihatkan kecermatan, analisis dan perhatian
    kepada rincian.
  3. Berorientasi kepada hasil (outcome orientation), adalah sejauh mana
    manajemen memusatkan perhatian pada hasil dibandingkan perhatian pada
    teknik dan proses yang digunakan untuk meraih hal tersebut.
  4. Berorientasi kepada manusia (People orientation), adalah sejauh mana
    keputusan manajemen memperhitungkan efek hasil-hasil pada orang-orang di
    dalam organisasi.
  5. Berorientasi tim (Team orientation), adalah sejauh mana kegiatan kerja
    diorganisasikan secara tim, bukan individu.
  6. Sikap agresivitas (Aggressivenes), adalah sejauh mana orang-orang dalam
    organisasi itu agresif dan kompetitif untuk menjalankan budaya organisasi
    sebaik-baiknya.
  7. Stabilitas (Stability), adalah sejauh mana kegiatan organisasi menekankan
    status quo (mempertahankan apa yang ada karena dianggap sudah cukup baik)
    daripada pertumbuhan.