Metode Penilaian Kinerja


Menurut Dessler (2016), ada beberapa metode penilaian kinerja karyawan
yang umum digunakan oleh perusahaan yaitu:

  1. Metode Rating Scale
    Metode Rating Scale atau metode skala peringkat adalah metode
    penilaian yang paling sederhana dan paling umum digunakan. Metode
    ini menggunakan skala untuk menilai kinerja karyawannya.
  2. Metode Checklist
    Metode Checklist atau metode daftar periksa adalah metode penilaian
    kinerja yang terdiri dari serangkaian standar kerja yang berbentuk
    pernyataan dengan pertanyaan dan jawaban “ya” atau “tidak” yang
    telah disiapkan oleh departemen SDM.
  3. Metode Critical Incident
    Metode Critical Incidents atau metode insiden kritis adalah metode
    penilaian yang memusatkan perhatian pada perilaku kritis atau insiden
    kritis baik perilaku yang positif maupun perilaku yang negatif.
    Dengan metode ini, pengevaluasi atau manajer harus terus menerus
    mencatat insiden atau perilaku bawahannya baik positif maupun
    negatif.
  4. Metode Essay
    Metode Essay adalah metode penilaian yang paling sederhana diantara
    berbagai metode penilaian yang ada. Dalam metode Essay (metode
    esai) ini, penilai menulis uraian tentang kekuatan, kelemahan,
    kecerdasan, kehadiran, sikap, efisiensi kerja, perilaku, karakter dan
    potensi bawahannya.
  5. Metode Ranking
    Metode Ranking adalah metode penilaian yang membandingkan satu
    karyawan dengan karyawan lainnya kemudian diurutkan berdasarkan
    peringkatnya. Karyawan-karyawan tersebut diberikan peringkat atau
    ranking dari yang tertinggi hingga yang terendah atau dari yang terbaik
    hingga yang terburuk. Metode Ranking ini akan sulit dilakukan apabila
    terdapat dua atau lebih karyawan yang memiliki kinerja yang hampir
    sama atau sebanding.