Menurut Dessler (2016), ada beberapa metode penilaian kinerja karyawan
yang umum digunakan oleh perusahaan yaitu:
- Metode Rating Scale
Metode Rating Scale atau metode skala peringkat adalah metode
penilaian yang paling sederhana dan paling umum digunakan. Metode
ini menggunakan skala untuk menilai kinerja karyawannya. - Metode Checklist
Metode Checklist atau metode daftar periksa adalah metode penilaian
kinerja yang terdiri dari serangkaian standar kerja yang berbentuk
pernyataan dengan pertanyaan dan jawaban “ya” atau “tidak” yang
telah disiapkan oleh departemen SDM. - Metode Critical Incident
Metode Critical Incidents atau metode insiden kritis adalah metode
penilaian yang memusatkan perhatian pada perilaku kritis atau insiden
kritis baik perilaku yang positif maupun perilaku yang negatif.
Dengan metode ini, pengevaluasi atau manajer harus terus menerus
mencatat insiden atau perilaku bawahannya baik positif maupun
negatif. - Metode Essay
Metode Essay adalah metode penilaian yang paling sederhana diantara
berbagai metode penilaian yang ada. Dalam metode Essay (metode
esai) ini, penilai menulis uraian tentang kekuatan, kelemahan,
kecerdasan, kehadiran, sikap, efisiensi kerja, perilaku, karakter dan
potensi bawahannya. - Metode Ranking
Metode Ranking adalah metode penilaian yang membandingkan satu
karyawan dengan karyawan lainnya kemudian diurutkan berdasarkan
peringkatnya. Karyawan-karyawan tersebut diberikan peringkat atau
ranking dari yang tertinggi hingga yang terendah atau dari yang terbaik
hingga yang terburuk. Metode Ranking ini akan sulit dilakukan apabila
terdapat dua atau lebih karyawan yang memiliki kinerja yang hampir
sama atau sebanding.
