Macam-Macam Disiplin Kerja


Menurut Mangkunegara (2017: 129), ada dua bentuk disiplin kerja, yaitu:

  1. Disiplin Preventif
    Disiplin preventif adalah suatu upaya untuk menggerakkan pegawai
    mengikuti dan mematuhi pedoman kerja, aturan-atuaran yang telah digariskan
    oleh perusahaan. Tujuan dasarnya adalah untuk menggerakkan pegawai
    berdisiplin diri. Dengan cara preventif, pegawai dapat memelihara dirinya
    terhadap peraturan-peraturan perusahaan. Disiplin preventif merupakan suatu
    sistem yang berhubungan dengan kebutuhan kerja untuk semua bagian sistem
    yang ada dalam organisasi. Jika sistem organisasi baik, maka diharapkan akan
    lebih mudah menegakkan disiplin kerja.
  2. Disiplin Korektif
    Disiplin korektif adalah suatu upaya menggerakkan pegawai dalam
    menyatukan suatu peraturan dan mengarahkan untuk tetap mematuhi
    peraturan sesuai dengan pedoman yang berlaku pada perusahaan. Pada disiplin
    korektif, pegawai yang melanggar disipilin perlu diberikan sanksi sesuai
    dengan peraturan yang berlaku. Tujuan permberian sanksi adalah untuk
    memperbaiki pegawai pelanggar, memelihara peraturan yang berlaku dan
    memberikan pelajaran kepada pelanggar.