Suatu perusahaan dalam mencapai suatu tujuan sangat ditentukan oleh dan
mutu profesionalitas juga ditentukan oleh disiplin para karyawannya. Disiplin
sangat penting untuk pertumbuhan organisasi, terutama untuk memotivasi
karyawan dalam melaksanakan pekerjaan baik secara perorangan maupun
kelompok. Di samping itu disiplin bermanfaat mendidik karyawan mematuhi dan
menaati peraturan, prosedur, maupun kebijakan yang ada, sehingga menghasilkan
kinerja yang baik.
Menurut Singodimedjo (2011: 86), disiplin adalah sikap kesediaan dan
kerelaan seseorang untuk mematuhi dan menaati norma-norma yang berlaku di
sekitarnya. Disiplin karyawan yang baik akan mempercepat tujuan perusahaan,
sedangkan disiplin yang merosot akan menjadi penghalang dan memperlambat
pencapaian tujuan perusahaan. Disiplin diartikan sebagai sikap kajian dari
seseorang atau sekelompok orang yang senantiasa berkehendak untuk mengikuti
atau mematuhi segala aturan atau keputusan yang telah ditetapkan.
Disiplin menunjukan suatu kondisi atau sikap hormat yang ada pada diri
karyawan terhadap peraturan dan ketetapan perusahaan. Dengan demikian bila
peraturan atau ketetapan yang ada dalam perusahaan itu diabaikan, atau sering
dilanggar, maka karyawan mempunyai disiplin yang buruk (Sutrisno, 2013: 86).
Sedangkan menurut Mangkunegara (2017: 129), disiplin kerja dapat diartikan
sebagai pelaksanaan manajemen untuk memperteguh pedoman-pedoman
organisasi.
