Metode Pengawasan Kerja


Menurut Handoko (2016: 374), metode pengawasan di dalam manajemen
yang paling dikenal adalah metode pengawasan dengan dua pendekatan, yaitu:

  1. Pendekatan Pengawasan Non-Kuntitatif
    Metode pengawasan non-kuantitatif adalah metode-metode pengawasan yang
    digunakan manajer dalam pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen. Pada
    umumnya hal ini mengawasi keseluruhan performance organisasi. Dan
    sebagian besar mengawasi sikap dan performance para karyawan. Teknikteknik yang sering digunakan meliputi:
    a. Pengamatan (control by observation).
    b. Inspeksi teratur dan langsung (control by regular and spot inspection)
    c. Pelaporan lisan dan tertulis (control by report)
    d. Evaluasi pelaksanaan.
    e. Diskusi antara manajer dan bawahan tentang pelaksanaan suatu kegiatan.
  2. Pendekatan Pengawasan Kuantitatif
    Sebagian besar teknik-teknik pengawasan kuantitatif cenderung untuk
    menggunakan data khusus dan metode-metode kuantitatif untuk mengukur
    dan memeriksa kuantitas dan kualitas keluaran (output). Metode pendekatan
    pengawasan kuantitatif tersebut terdiri dari:
    a. Anggaran (budget) seperti 1) anggaran operasi, anggaran pembelanjaan
    modal, anggaran penjualan, anggaran kas dan sebagainya, 2) anggarananggaran khusus, seperti planning programming budgeting system, zero
    base budgeting dan human resource accounting.
    b. Audit, seperti 1) internal audit, 2) eksternal audit dan 3) manajemen audit.
    c. Analisis break even
    d. Analisis rasio, dan
    e. Bagan dan teknik yang berhubungan dengan waktu pelaksanaan kegiatan.