Rousseau (2000) mengungkapkan bahwa keyakinan individu menjadi kontraktual
ketika ia percaya berutang kontribusi tertentu kepada organisasi yang
menaunginya. Kepercayaan juga timbul dengan adanya janji-janji organisasi
kepada karyawannya yang berkontribusi dengan baik untuk kinerja mereka.
Kontribusi karyawan tersebut misalnya seperti kerja keras, kesetiaan,
pengorbanan, mampu menyeimbangkan kehidupan kerja dan kehidupan
pribadinya, serta loyalitas karyawan terhadap organisasi.
Organisasi akan memenuhi janji-janjinya kepada karyawannya yang berkinerja
baik sebagai imbalan misalnya gaji yang sesuai, pengembangan karir karyawan.
keamanan kerja, kestabilan jabatan atau peningkatan jabatan. Berdasarkan hal
tersebut kedua belah pihak akan saling memberikan timbal balik yang sesuai
ekpektasi dan sesuai dengan apa yang dihasilkan. Janji perilaku di masa depan
(dalam hal ini di pihak pemberi kerja) biasanya bergantung pada beberapa
tindakan timbal balik oleh karyawan. (Rousseau, 2000)
