Pengaruh Brand Personality terhadap keputusan pembelian online


Sebuah brand juga memiliki personality dan konsumen memiliki
kecenderungan untuk memilih brand sesuai dengan personality masing masing
individu. Berikut dasar kepribadian dengan menganalisis kata-kata yang
digunakan orang pada umumnya, yang tidak hanya dimengerti oleh para
psikolog, namun juga orang biasa. (Costa & McRae dalam Pervin, 2005).
Menurut Kotler dan Keller (2009:101) Brand personality adalah bauran yang
spesifik dari perbedaan sifat manusia yang dapat atributkan pada barang
tertentu. Merek dengan kepribadian cenderung lebih mengesankan dan lebih
baik dibanding dengan merek yang tanpa personality, sama seperti manusia
merek dapat memiliki berbagai kepribadian seperti menjadi professional
ataupun menjadi kompeten (Aaker, 2008: 165). Hasil penelitian Agnes Naibaho
et al. (2017) dapat diketahui bahwa brand personality yang terdiri dari sincerity,
excitement, competence, sophistication, dan ruggedness berpengaruh terhadap
minat beli.