Brand memiliki pengaruh yang tinggi dalam hal keputusan pembelian,
sebagai identitas dari suatu perusahaan, dan merupakan pembeda dari produk
satu dengan yang lain. Brand merupakan simbol atau logo yang dapat
membangun persepsi konsumen terhadap suatu produk. Brand Equity sendiri
akan memberikan alasan untuk para konsumennya untuk melakukan pembelian
dengan berbagai pertimbangannya. Bila tidak ada merek, konsumen harus
mengevaluasi semua produk yang tidak memiliki merek setiap kali mereka akan
melakukan suatu pembelian. Adanya brand equity membuat sebuah merek
menjadi kuat dan dapat dengan mudah untuk menarik minat pelanggan
potensial, sehingga hal ini dapat memberikan kepercayaan, kepuasan, dan
keyakinan bahwa para konsumen telah terpuaskan oleh produk tersebut yang
membuat konsumen untuk melakukan pembelian. Hasil penelitian yang
dilakukan oleh Dicho Pradipta et al. (2016) dapat diketahui bahwa brand equity
memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian
