marketing communication mix

Kotler dan Keller (2012) mengemukakan bahwa
marketing communication mix terdiri dari delapan model komunikasi, yaitu :
1) Advertising
Merupakan segala bentuk presentasi nonpersonal berbayar dan promosi ide-
ide, produk dan jasa oleh sponsor yang dikenal, melalui media cetak (koran,
dan majalah), broadcast media (TV dan radio), network media (telepon,
cable, satelite, wireless), media elektronik (kaset, video tape, video disc, CD-
ROM, Web Page) dan media display (Billboards, Signs, Posters).
2) Sales Promotion
Merupakan variasi dari insentif jangka pendek untuk mendorong mencoba
atau membeli sebuah produk atau jasa termasuk consumer promotions
seperti sampel, kupon, dan premiums, trade promotions seperti advertising
dan display allowances; bisnis dan tim sales promosi seperti kontes sales
representatif.
3) Event and Experiences
Adalah sebuah aktifitas yang disponsori oleh perusahaan dan program yang
didesain untuk menciptakan keseharian atau kekhusussan dari brand yang
berhubungan dengan interaksi consumers, termasuk olah raga, seni,
entertainment, dan kegiatan yang tidak formal.
4) Public Relations and Publicity
Variasi dari program yang secara internal ditujukan kepada karyawan dan
secara eksternal ditujukan kepada consumers, perusahaan lain, pemerintah
dan media untuk mempromosikan atau melindungi citra perusahaan atau
sebagai komunikasi produk secara individual
5) Direct Marketing
Menggunakan email, telepon, faksimili, atau internet untuk
mengkomunikasikan secara langsung dengan atau mengumpulkan respon,
atau percakapan dari customer yang spesifik dan mempunyai prospek.
6) Interactive Marketing
Aktifitas online dan program yang didesain untuk mendekati customer yang
prospek baik, secara langsung maupun tidak langsung untuk meningkatkan
awareness, meningkatkan citra, dan memperoleh produk dan jasa.
7) Word of Mouth Marketing
Hubungan masyarakat secara lisan, tulisan, atau dengan komunikasi
elektronik, yang berhubungan dengan manfaat atau pengalaman dari
membeli atau menggunakan produk dan jasa.
8) Personal Selling
Interaksi tatap muka dengan satu atau lebih pembeli yang prospektif dengan
tujuan membuat paparan, menjawab pertanyaan, dan memperoleh pesanan