Integrated Marketing Communication


Integrated Marketing Communication (IMC) menurut Belch dan Belch (2012)
merupakan sebuah strategi bisnis proses yang digunakan untuk mengembangkan,
mengeksekusi, mengevaluasi, mengukur, suatu program komunikasi merek dalam
jangka waktu tertentu kepada konsumen, pelanggan, karyawan, dan target lainnya
baik itu untuk pemirsa internal maupun eksternal perusahaan. Menurut Kotler dan
Keller (2012) IMC adalah sarana untuk menginformasikan, membujuk dan
mengingatkan konsumen secara langsung atau tidak langsung tentang produk dan
merek yang perusahaan jual. Kotler dan Armstrong (2010) menyatakan bahwa
IMC merupakan pengintegrasian secara hati-hati dan berkoordinasi dengan
banyak saluran komunikasi perusahaan untuk menyampaikan pesan yang jelas,
konsisten menarik, tentang perusahaan dan produknya. Sedangkan Shimp (2010)
mengemukakan bahwa IMC sebagai sebuah proses pengintegrasian dan penerapan
berbagai bentuk komunikasi pemasaran seperti iklan, promosi, publikasi, event
dan lain sebagainya yang disampaikan dari waktu ke waktu ditujukan kepada
konsumen, calon konsumen merek.
Berdasarkan definisi-definisi IMC di atas dapat disimpulkan bahwa IMC
merupakan sebuah konsep strategi komunikasi yang terencana, terintegrasi proses
komunikasinya antara langsung atau tidak langsung, bersifat menginformasikan
produk dan merek, dan bersifat membujuk, serta dapat diterapkan kepada
konsumen maupun pihak ketiga yang relevan dengan pesan yang
dikomunikasikan. Keller (2008) menyatakan bahwa IMC merupakan representasi
dari suara merek dan merek dapat membangun hubungan dengan konsumen.
Menurut Kotler dan Keller (2012) agar perusahaan mencapai tujuan dari
komunikasi, perusahaan dapat menggunakan alat bantu yang dinamakan
marketing communication mix