Menurut marconi (1993) dalam C Marvelyn (2020) menjelaskan bahwa
faktor yang mempengaruhi Brand Loyalty pada konsumen yaitu :
- Nilai harga dan kualitas merek.
Penurunan standar kualitas tentu akan mengecewakan konsumen,
terutama konsumen yang memiliki loyalitas yang tinggi terhadap merek
tersebut, begitupun dengan perubahan harga yang memiliki loyalitas tinggi
terhadap merek tersebut, begitupun dengan perubahan harga yang tidak
layak. - Reputasi dan karakteristik merek
Merek yang memiliki reputasi yang diakui secara nasional bahkan
internasional, akan lebih dipercayai oleh konsumen. Konsumen hanya
melakukan pembelian yang didasarkan pada reputasi. - Kenyaman dan kemudahan mendapatkan merek
Faktor penentu paling penting untuk membangun brand loyalty pada
konsumen terutama pada masyarakat yang cenderung menuntut merek atau
perusahaan yang dapat berhasil adalah merek yang menawarkan pembelian
produk secara nyaman, dapat dibeli lewat telepon/ internet, dapat dibayar
dengan kartu kredit, dikirimkan dalam waktu yang layak, dan dapat
dikembalikan dengan mudah. - Kepuasan
Faktor penentu kenapa konsumen cenderung menggantikan barang-
barang mereka yang rusak atau yang lama dengan barang-barang bermerek
sama. Kepuasan konsumen sebagai salah satu faktor penting yang
mempengaruhi brand loyalty. - Pelayanan pasca jual yang buruk
Faktor utama dari tidak terciptanya kepuasan konsumen yang
positif, terutama jika merek atau perusahaan tersebut tidak dapat memenuhi
tingkat pelayanan yang dijanjikannya. - Garansi atau jaminan.
Tidak semua konsumen memanfaatkan garansi atau jaminan dari
merek produk yang mereka beli, akan tetapi dengan adanya garansi atau
jaminan, maka hal ini menambah nilai terhadap merek tersebut.
