Kepuasan kerja adalah sebuah indikator evaluasi yang
menggambarkan dimana kondisi seseorang atas perasaan dan
sikapnya mengenai pengalamannya saat bekerja (Dian Sudiantini &
Farhan Saputra, 2022). Dalam sebuah organisasi yang dapat
menciptakan manajemen yang efektif maka akan menghasilkan
kepuasan kerja yang tinggi (Saputra, 2022). Menurut Makkira et al.
(2022) kepuasan kerja merupakan perasaan karyawan terhadap hasil
yang diterimanya dalam perusahaan berupa gaji, promosi, dan
bonus, serta hal-hal lain yang berdampak pada kejiwaan karyawan.
Kepuasan kerja dapat dilihat dengan cara bagaimana karyawan
melakukan suatu perubahan karakter dalam pekerjaanya(Saputra,
2022). Menurut Suyatno et al. (2020) perkembangan konsep
kepuasan kerja juga diperkaya oleh berbagai teori motivasi, misalnya
teori motivasi yang sangat dikenal dalam penelitianMSDM, yaitu
teori Hierarki Kebutuhan dari Maslow (1954), teori
Motivator-Hygiene oleh Herzberg (1966)
