Pengaruh Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja


Kepuasan kerja adalah sesuatu yang bersifat individual, karena setiap
orang memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda berdasarkan sistem nilai
yang dipegangnya. Kepuasan kerja merupakan sikap atau perasaan karyawan
yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Menurut Dubrin (dalam
Khoirunnisa dkk, 2024:1667) Kepuasan kerja adalah tingkat kebahagiaan atau
kebahagiaan yang dirasakan oleh karyawan terkait dengan pekerjaannya.
Kepuasan kerja memberikan banyak manfaat bagi karyawan dan perusahaan.
Kepuasan kerja penting bagi individu karena dapat meningkatkan kualitas
hidup, dan penting bagi perusahaan karena kepuasan karyawan merupakan
kunci kelancaran produksi perusahaan.
Seorang karyawan yang mempunyai tingkat kepuasan kerja yang tinggi
akan mempunyai sikap positif terhadap pekerjaanya, namun sebaliknya
seseorang yang merasa tidak puas dengan pekerjaanya mempunyai sikap negatif
terhadap pekerjaanya. Karyawan mempunyai tingkat kepuasan yang berbeda-
beda sesuai dengan yang apa dirasakan pada dirinya.. Hal ini juga disampaikan
oleh Masrukhin dan Waridin (dalam Sajidah dkk, 2021:15) bahwa seorang
individu memiliki tingkat kepuasan kerja yang berbeda sesuai dengan
kepentingan dan harapan individu.
Karyawan sering kali mengalami ketidakpuasan yang disebabkan oleh
berbagai faktor yang memengaruhi kepuasan kerja mereka. Salah satu faktornya
adalah beban kerja. Hal ini di dukung oleh Siagian (dalam Hisan dkk, 2021:216)
bahwa faktor yang dapat memengaruhi kepuasan kerja yaitu kesempatan untuk
maju, keamanan kerja, gaji, fasilitas, komunikasi, pengawasan, kondisi kerja,
aspek sosial, faktor intrinsik dari pekerjaan, perusahaan dan manajemen. Ketika
beban kerja terlalu tinggi, hal ini dapat menyebabkan stres dan kelelahan,
sehingga karyawan merasa tidak puas dengan pekerjaan yang mereka lakukan.
Selain itu, beban kerja yang berlebihan dapat mengurangi waktu yang tersedia
untuk menyelesaikan tugas dengan baik, yang pada gilirannya dapat
menurunkan kualitas hasil kerja.
Beban kerja merupakan tugas yang harus diselesaikan dalam jangka
waktu tertentu dan mengerjakan tugas yang bukan menjadi kewajiban, hal ini
mencakup berbagai faktor yang memengaruhi kemampuan dan performa
pekerja dalam menyelesaikan tugas. Menurut Gibson dan Ivancevich (dalam
Hikmah dkk, 2021:50) beban kerja adalah suatu tekanan yang terjadi akibat
tidak bisa menyesuaikan diri yang dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu
perbedaan perilaku individu, lingkungan, situasi, dan peristiwa yang
memberikan tekanan psikologis atau fisik yang tidak semestinya pada
seseorang. Beban kerja yang berlebih dapat memengaruhi kepuasan kerja. Hal
ini didukung oleh Akhtarsha dan Selvamathi (dalam Piartrini, P, S, dkk,
2020:2665) bahwa beban kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap
kepuasan kerja. Beban kerja yang terlalu berlebihan akan dapat menimbulkan
kelelahan (baik fisik maupun mental) sedangkan beban kerja yang terlalu
sedikit akan menimbulkan kebosanan dan rasa monoton. Berdasarkan
penjelasan yang telah peneliti uraikan, maka dapat dilihat bahwa beban kerja
diindikasikan memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan