Aspek – aspek Beban Kerja
Menurut Tahir (dalam Supriyatin dkk., 2021:3) aspek beban kerja ada
empat yaitu:
a. Task Repetition
Pekerjaan atau aktivitas yang harus dilakukan secara berulang atau secara
terus menerus.
b. Physical or Mental load
Pekerjaan fisik yang berupa pekerjaan yang berat.
c. Task Excess
Tambahan beban pekerjaan yang disebabkan oleh kondisi lingkungan
tempat kerja seperti kebisingan, suhu, pencahayaan, atau paparan bahan
kimia berbahaya yang meningkatkan tekanan atau tanggung jawab.
d. Working at odd times
Tambahan jam kerja yang menyebabkan karyawan lelah dan meningkatkan
risiko kesalahan dalam bekerja.
Adiprana (dalam Ohorela, 2021:129) ada tiga aspek beban kerja yaitu:
a. Aspek Fisik
Aspek fisik meliputi beban kerja berdasarkan kriteria-kriteria fisik dari
manusia
b. Aspek Mental
Merupakan perhitungan jumlah pekerjaan yang diperlukan dengan
mempertimbangkan aspek psikologis.
c. Aspek Penggunaan Waktu
Memberi perhatian yang lebih besar pada aspek pengunaan waktu untuk
bekerja
Tawaka (dalam Munaroh, 2020:143) mengatakan ada dua aspek beban
kerja yaitu:
a. Beban Mental
Tekanan kognitif dan emosional yang dialami seseorang saat mencoba
menyelesaikan tugas atau menghadapi situasi yang membutuhkan banyak
upaya mental.
b. Beban Psikologis
Beban emosional dan mental yang dialami seseorang sebagai akibat dari
tuntutan yang melampaui kemampuan mereka untuk mengatasinya.
c. Beban Waktu
Merupakan tekanan yang muncul ketika seseorang merasa bahwa waktu
yang mereka miliki tidak mencukupi untuk menyelesaikan tugas atau
kewajiban tertentu.