Menurut Wirawan (2019), faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan
antara lain:
1) Faktor internal karyawan, yaitu faktor bawaan sejak lahir dan faktor yang
berkembang secara bertahap.
2) Faktor lingkungan internal organisasi, yaitu elemen pendukung organisasi di
mana ia beroperasi. Peningkatan ini sangat mempengaruhitingkat kinerja.
3) Kondisi, kejadian, atau keadaan yang mempengaruhi individu yang ada di
lingkungan eksternal organisasi.
Menurut Mangkunegara dalam (Wahyuni, 2020), langkah-langkah yang perlu
dipertimbangkan ketika mengevaluasi kinerja karyawan meliputi:
1) Kualitas kerja, yaitu adanya kualitas kerja dapat mencegah terjadinya kesalahan
penyelesaian pekerjaan dan efisiensi kerja yang bermanfaat bagi perkembangan
perusahaan. Hakikat pekerjaan yang dimaksud adalah ketelitian, kelengkapan
dan relevansi hasil pekerjaan, terlepas dari beban kerja.
2) Kuantitas kerja, yaitu menunjukkan jumlah pekerjaan yang dapat dilakukan
secara bersamaan dan menunjukkan jumlah jenis pekerjaan yang dapat
dilakukan sesuai dengan tujuan perusahaan. Jumlah tenaga kerja yang
disebutkan di atas adalah jumlah tenaga kerja yang dihasilkan dalam kondisi
normal.
3) Tanggung jawab, yang menunjukkan tingkat tanggung jawab karyawan atas
pekerjaan mereka, platform dan infrastruktur mereka, dan perilaku kerja
mereka.
4) Inisiatif, yaitu ini adalah inisiatif yang menunjukkan sejauh mana kemampuan
analisis, penilaian, solusi, dan pengambilan keputusan yang dialami karyawan.
5) Kolaborasi, yaitu kesempatan bagi karyawan untuk terlibat dan berkolaborasi
secara vertikal atau horizontal dengan karyawan lain di dalam dan di luar
pekerjaan.
6) Kepatuhan, yaitu kemampuan karyawan untuk mematuhi peraturan saat
menjalankan bisnis sesuai dengan perintah yang diberikan olehkaryawan
