Faktor – faktor Kepuasan Kerja


Menurut Hasyim, W (2020:186) faktor yang memengaruhi kepuasan
kerja karyawan dalam sebuah perusahaan adalah beban kerja yang diterima.
Fazriyah (dalam Sholikhah & Priyanto, 2022:293) mengatakan bahwa
faktor yang dapat memengaruhi kepuasan kerja yaitu faktor pribadi dan faktor
pekerjaan.
a. Faktor pribadi
Faktor yang muncul dari diri seorang karyawan yang dapat
memengaruhi kepuasan kerja,
b. Faktor pekerjaan
Faktor yang memengaruhi kepuasan kerja karyawan yang berasal dari
pekerjaan itu sendiri.
Gilmer (dalam Riana, 2019:79) mengatakan bahwa ada beberapa faktor
yang memengaruhi kepuasan kerja meliputi:
a. Kesempatan untuk mau maju
Sebagaimana pekerjaan yang dijalani oleh karyawan yang dapat
memberikan peluang pada dirinya untuk maju dalam karir masa
depannya.
b. Gaji
Suatu upah yang dibayarkan oleh perusahaan untuk karyawannya yang
sudah bekerja untuk perusahaannya atau yang sudah tertulis didalam
kontrak
c. Kemauan
Kemauan merupakan dorongan dari diri karyawan untuk bekerja sesuai
dengan tugasnya.
d. Perusahaan dan manajemen
Suatu proses yang meliputi perencanaan, atau mengkoordinasi
karyawan untuk mencapai tujuan utama atau visi misi Perusahaan.
e. Pengawasan
Merupakan pengecekan atau memantau kinerja karyawan dalam
bekerja, dan jika ada kesalahan maka bisa dilakukan evaluasi atau
perbaikan agar mencapai tujuan utama.
f. Faktor intrinsik dari pekerjaan
Faktor intrinsik biasanya muncul dari diri karyawan
g. Kondisi kerja
Suatu kondisi disekitar karyawan yang dapat memengaruhi kinerja dari
karyawan itu sendiri.
Menurut Siagian (dalam Hisan dkk, 2021:216) faktor yang dapat
memengaruhi kepuasan kerja yaitu sebagai berikut:
a. Kesempatan untuk maju
Perusahaan memberikan karyawannya kesempatan dalam
mengembangkan karir untuk kedepannya dalam bekerja.
b. Keamanan kerja
Karyawan merasa nyaman dengan lingkungan kerja, rekan kerja, dan
Perusahaan memerhatikan keselamatan dalam bekerja.
c. Gaji
Upah yang diberikan kepada karyawan oleh Perusahaan karena sudah
menyelesaikan pekerjaan atau bekerja untuk Perusahaan.
d. Fasilitas
Karyawan mendapatkan fasilitas yang cukup dari Perusahaan seperti
gaji dan tunjangan.
e. Komunikasi
Proses penyampaian pesan di lingkungan kerja kepada sesama
karyawan atau kepada seluruh karyawan untuk mencapai tujuan utama.
f. Pengawasan
Merupakan pemantauan kepada karyawan dalam melakukan
penyelesaian pekerjaannya.
g. Kondisi kerja
Merupakan suatu kondisi disekitar karyawan yang dapat memengaruhi
kinerja dari karyawan itu sendiri.
h. Aspek Sosial
Bagaimana karyawan dapat menghargai perbedaan antar karyawan
lainnya dan dapat bertanggung jawab terhadap dampak sosial yang
disebabkan oleh perusahaan
i. Faktor intrinsik dari pekerjaan
Faktor intrinsik biasanya sikap yang muncul dari dalam diri karyawan
itu sendiri.
j. Perusahaan dan manajemen
Proses yang meliputi koordinasi karyawan atau perencanaan untuk
mencapai tujuan utama.
Menurut Hasibuan (dalam Soni 2023:28) mengatakan bahwa faktor-
faktor yang memengaruhi kepuasan kerja sebagai berikut:
a. Balas Jasa Yang Layak
Balas jasa yang layak berarti bahwa balas jasa harus dapat memenuhi
kebutuhan karyawan. Balas jasa harus disesuaikan dengan prestasi
kerja, jenis pekerjaan, tanggung jawab, dan jabatan pekerjaan, serta
memenuhi persyaratan konsistensi internal.
b. Berat Ringannya Pekerjaan
Berat ringannya pekerjaan mempengaruhi karyawan untuk
menyelesaikan tugas secara tepat waktu. Semakin banyak dan berat
kualitas pekerjaan akan berimbas pada kepuasan kerja yang menurun
sebab menguras banyak tenaga dan pikiran.
c. Peralatan Yang Menunjang Pekerjaan
Jika suasana kerja dan lingkungan kerja positif, karyawan akan lebih
senang dan bersemangat saat bekerja.
d. Penempatan Yang Sesuai Dengan Keahlian
Penempatan calon pegawai yang diterima (lulus seleksi) pada posisi
atau pekerjaan yang sesuai dengan keahlian mereka sambil memberi
mereka wewenang.
e. Peralatan Yang Menunjang Pelaksanaan Pekerjaan
Peralatan dan perlengkapan kantor dibutuhkan untuk menunjang
kegiatan perkantoran. Kegiatan perkantoran akan terhambat bahkan
terhenti jika tidak mempunyai peralatan dan perlengkapan yang tidak
cocok untuk menunjang kegiatan perkantoran tersebut.
f. Sikap Pemimpin Dalam Memimpin
Cara seorang pemimpin untuk mengarahkan bawahannya agar dapat
bekerja sama dan bekerja secara produktif untuk mencapai tujuan yang
ditetapkan.
g. Sifat Pekerjaan Yang Monoton
Pekerjaan monoton dapat diartikan melakukan kegiatan yang sama
secara berulang-ulang