Pengembangan karir merupakan upaya yang dilakukan
organisasi untuk membantu karyawan meningkatkan kemampuan,
pengetahuan, dan peluang kemajuan profesional sehingga dapat
mencapai tujuan karirnya. Pengembangan karir dipandang sebagai
proses berkelanjutan yang tidak hanya menguntungkan karyawan,
tetapi juga memberikan nilai strategis bagi organisasi melalui
peningkatan kompetensi dan kinerja.
Menurut Baruch (22) pengembangan karir merupakan
strategi organisasi dalam mengelola jalur karir karyawan melalui
berbagai program seperti mentoring, pembinaan, serta
pengembangan kompetensi. Upaya ini bertujuan untuk
meningkatkan retensi, produktivitas, dan kesiapan karyawan dalam
menghadapi perkembangan tuntutan pekerjaan.
Selanjutnya, menurut Greenhaus et al. pengembangan karir
merupakan hasil interaksi antara individu dan organisasi untuk
mencapai pertumbuhan profesional. Proses ini mencakup
perencanaan karir, penilaian kemampuan, pemberian umpan balik,
serta kesempatan promosi internal yang membantu karyawan
mencapai posisi yang lebih tinggi dalam struktur organisasi.
Sementara itu, Ng dan Feldman (23) mendefinisikan
pengembangan karir sebagai bentuk investasi organisasi dalam
peningkatan keterampilan karyawan guna mendorong produktivitas
jangka panjang. Pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui
program rotasi jabatan, pelatihan berbasis kompetensi, dan
kesempatan pembelajaran lainnya yang dirancang untuk
memperluas pengalaman kerja karyawan
