Keputusan Investasi


Investasi merupakan penanaman modal berupa uang atau berupa aset lainnya, yang
diharapkan dapat memberikan keuntungan nantinya. Secara umum investasi dibagi menjadi
dua yakni investasi jangka panjang dan investasi jangka pendek. Keputusan investasi
merupakan keputusan terkait dengan bagaimana perusahaan dapat mengalokasikan dana
yang berasal dari internal maupun dari eksternal perusahaan dalam bentuk investasi.
Keputusan investasi akan berpengaruh langsung terhadap rentabilitas investasi dan aliran
kas perusahaan di masa yang akan datang. Agar keputusan investasi ini berjalan dengan
baik, manager perusahaan harus bisa menentukan dengan tepat antara return dan investasi
perusahaan. Pada keputusan pengalokasian modal ke dalam usulan investasi yang harus
dievaluasi dan dihubungkan dengan risiko dan hasil yang diharapkan.
Dalam teori sinyal menyatakan bahwa keputusan investasi sangat penting bagi
perusahaan dalam mencapai keberhasilan, sehingga keputusan investasi ini dapat
memberikan sinyal positif dalam pertumbuhan perusahaan dimasa yang akan datang
(Somantri & Sukardi, 2019).
Pada penelitian ini keputusan investasi diukur dengan menggunakan Price earning
Ratio (PER). Sudana (2011:23) menyatakan bahwa Price earning Ratio (PER) dimana rasio
yang mengukur bagaimana investor dapat menilai prospek pertumbuhan perusahaan dimasa
mendatang, dan harga saham dapat mencerminkan investor agar bersedia membayar setiap
laba yang diperoleh perusahaan. Tingginya nilai Price earning Ratio (PER) dapat
menunjukkan prospek perusahaan yang baik, sehingga dapat menarik minat para investor
untuk berinvestasi.
Pengukuran keputusan investasi diukur menggunakan rasio PER (Price Earning
Ratio). PER (Price Earning Ratio) merupakan rasio yang mengukur bagaimana investor
dapat menarik prospek pertumbuhan perusahaan dimasa mendatang, harga saham
mencerminkan investor untuk bersedia membayar setiap laba yang diperoleh perusahaan
(Sudana, 2011)