- Switcher, merupakan tingkat loyalitas paling dasar. Pelanggan tidak loyal terhadap
suatu merek. Merek apa pun dianggap cukup bagi pembeli ini. Merek tidak
memengaruhi keputusan pembelian dalam hal ini. Apapun yang memberikan
kenyamanan atau diobral akan lebih disukai. - Habitual buyer, pembeli yang puas dengan produk tertentu dan membeli produk
tertentu dari merek tertentu sebagai kebiasaan. Pembeli seperti ini tidak memiliki
alasan untuk mempertimbangkan berbagai alternatif, jadi tidak ada alasan untuk
mengubah merek, terutama jika perubahan tersebut membutuhkan usaha. Hal ini
menunjukkan bahwa preferensi merek konsumen dapat diprediksi dari riwayat
pembelian mereka. - Satisfied buyer, konsumen yang puas, namun mereka memikul biaya peralihan
(switching cost), yaitu biaya dalam waktu, uang, atau resiko kinerja yang
sehubungan dengan tindakan beralih merek. Mereka melakukan investasi dalam
mempelajari suatu sistem yang berkaitan dengan suatu merek. - Liking the brand, pembeli yang benar-benar menyukai merek tertentu. Pilihan
mereka didasarkan pada hubungan, seperti pengalaman positif dalam berinteraksi
dan menggunakan produk atau jasa dari suatu merek tertentu. - Committed buyer, Mereka sangat bangga menemukan atau menjadi pengguna
merek tertentu. Merek tersebut sangat penting bagi mereka, baik dari segi fungsi
maupun sebagai ekspresi siapa mereka sebenarnya. Rasa percaya diri mereka
mendorong mereka untuk merekomendasikan merek kepada orang lain dan
komitmen yang tinggi menjadikan mereka setia terhadap merek.
