Pelatihan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Menurut
Pratami et al., (2016) terdapat lima bentuk pelatihan:
- Mempelajari Keterampilan Baru
Pelatihan keterampilan adalah jenis pelatihan umum di
tempat kerja. Program pelatihan mudah dipahami, dimulai dengan
pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan persyaratan atau
kelemahan pelatihan. Selain itu, tujuan yang ditetapkan selama
fase penilaian berfungsi sebagai dasar kriteria yang digunakan
untuk menentukan apakah pelatihan tersebut efektif atau tidak. - Pelatihan Ulang.
terdapat banyak jenis pelatihan ulang. Guna membantu
karyawan beradaptasi dengan tuntutan perubahan pekerjaan,
perusahaan menawarkan pelatihan ulang. Pekerja di lembaga
pendidikan misalnya, pelatihan ulang dapat berupa belajar
bagaimana menggunakan komputer atau internet. - Latihan Lintas Fungsional
Kegiatan kerja yang tidak terkait langsung dengan
pekerjaan yang ditetapkan kepada karyawan dapat diajarkan
melalui pelatihan lintas fungsi (Cros Fungtional Training/CFT). - Latihan Membangun Tim
Istilah tim dihubungkan dengan sekelompok orang yang
berkumpul dalam suatu wadah untuk mengerjakan suatu
pekerjaan dengan kepentingan yang sama. - Pengembangan Kreativitas
Pelatihan kreativitas dimaksudkan untuk meningkatkan
kreativitas seseorang. Dalam hal ini, tenaga kerja memiliki
kebebasan untuk mengajukan ide berdasarkan evaluasi logis
ditinjau dari aspek biaya dan kepraktisan
