Dimensi Well-being


Seligman (2012) mengemukakan lima dimensi well-being, yaitu:

  1. Positive Emotion
    Emosi positif merupakan hal mendasar yang harus dimiliki dari well-
    being. Individu yang melihat setiap proses kehidupannya dengan
    positif dan melihat masa depan dengan penuh harapan dapat
    merasakan kebahagiaan. Emosi positif meliputi kebahagiaan,
    kepuasan, keterhubungan dalam hidup agar individu merasa lebih
    sejahtera.
  2. Engagement
    Adanya keterlibatan dan ketertarikan dengan aktivitas-aktivitas atau
    organisasi. Individu fokus pada suatu hal yang sedang dikerjakan dan
    menikmati keterlibatan penuh dengan suatu pekerjaan tersebut.
  3. Relationship/Positive Relationship
    Individu memerlukan orang lain dalam membangun hubungan baik
    bersama keluarga maupun kerabat. Melalui hal ini, individu merasa
    memiliki dukungan, saling menghargai, serta kasih sayang dari orang
    lain. Memiliki hubungan baik dengan orang lain merupakan salah satu
    sumber pembentuk well-being.
  4. Meaningful
    Individu dapat memaknai kehidupan apabila dapat terhubung pada
    suatu tanggung jawab yang lebih tinggi. Hidup akan lebih sejahtera
    dan menjadi lebih baik jika dapat mendedikasikan hidupnya kepada
    hal yang lebih besar sehingga menjadi dampak positif bagi orang lain.
    Accomplishment
    Usaha individu untuk mencapai tujuan yang diharapkan baik
    pencapaian kecil, sedang maupun besar. Pencapaian ini dapat berupa
    keterampilan, meningkatkan efikasi dan juga penyelesaian masalah
    dalam berbagai hal. Pencapaian yang diperoleh baik dalam skala kecil
    maupun besar