Seligman (2012) mengemukakan lima dimensi well-being, yaitu:
- Positive Emotion
Emosi positif merupakan hal mendasar yang harus dimiliki dari well-
being. Individu yang melihat setiap proses kehidupannya dengan
positif dan melihat masa depan dengan penuh harapan dapat
merasakan kebahagiaan. Emosi positif meliputi kebahagiaan,
kepuasan, keterhubungan dalam hidup agar individu merasa lebih
sejahtera. - Engagement
Adanya keterlibatan dan ketertarikan dengan aktivitas-aktivitas atau
organisasi. Individu fokus pada suatu hal yang sedang dikerjakan dan
menikmati keterlibatan penuh dengan suatu pekerjaan tersebut. - Relationship/Positive Relationship
Individu memerlukan orang lain dalam membangun hubungan baik
bersama keluarga maupun kerabat. Melalui hal ini, individu merasa
memiliki dukungan, saling menghargai, serta kasih sayang dari orang
lain. Memiliki hubungan baik dengan orang lain merupakan salah satu
sumber pembentuk well-being. - Meaningful
Individu dapat memaknai kehidupan apabila dapat terhubung pada
suatu tanggung jawab yang lebih tinggi. Hidup akan lebih sejahtera
dan menjadi lebih baik jika dapat mendedikasikan hidupnya kepada
hal yang lebih besar sehingga menjadi dampak positif bagi orang lain.
Accomplishment
Usaha individu untuk mencapai tujuan yang diharapkan baik
pencapaian kecil, sedang maupun besar. Pencapaian ini dapat berupa
keterampilan, meningkatkan efikasi dan juga penyelesaian masalah
dalam berbagai hal. Pencapaian yang diperoleh baik dalam skala kecil
maupun besar
