Robbins (2006) dalam Aslinda, Guntur, & Nur (2018:18-20)
mengungkapkan beberapa faktor dan alasan mengapa suatu
organisasi melakukan perubahan yaitu:
1) Persaingan, dalam hal ini pesaing-pesaing organisasi dapat
datang dari arah mana saja dan dalam bentuk apapun. Tingkat
persaingan yang tinggi memaksa suatu organisasi harus bisa
bertahan. Adapun organisasi yang dapat bertahan dalam
persaingan ini adalah organisasi yang dapat berubah dan
menanggapi berbagai tantangan-tantangan yang dihadapinya
baik secara intemal maupun secara eksternal. Dengan
kesiapan organisasi untuk berubah maka dengan cepat dapat
melakukan inovasi secara kreatif, fleksibel. adaptif, dan sensitif
terhadap lingkungannya.
2) Perubahan dalam bidang ekonomi merupakan kondisi
perekonomian yang berubah-ubah dan perubahan dapat terjadi
baik secara nasional maupun perubahan secara internasional,
dan perubahan dalam bidang ekonomi tidak dapat
diprediksikan seperti yang terjadi sekarang ini, sehingga
perubahan yang terjadi sewaktu-waktu akan dapat
mengejutkan dunia usaha. Kejutan ekonomi ini wujudnya
seperti anjloknya harga minyak dunia, kenaikan BBM,
kelangkaan bahan pokok, dan jatuhnya nilai mata uang.
Pemangkasan jumlah tenaga kerja, penjadwalan-ulang
pembayaran utang, dan restrukturisasi organisasi. Kejadian
seperti ini akan memaksa suatu organisasi untuk berubah
secara adaptif agar dapat menyesuaikan diri dengan keadaan
lingkungan.
3) Perubahan Teknologi merupakan merupakan salah satu
pendukung utama dalam meningkatkan produktivitas
organisasi, dengan perubahan tehnologi organisasi harus
selalu paham dan mengikuti perubahan tersebut dalam rangka
mengatasi persaingan. Perubahan teknologi harus dapat
dijawab oleh organisasi untuk dapat terus mensejajarkan diri
dalam persaingan. Jika tidak, maka akan dapat menghambat
kinerja organisasi.
4) Perubahan Sosial merupakan perubahan keadaan sosial
disuatu tempat atau perubahan ini disebut dengan tren sosial,
perubahan sosial dalam masyarakat akan dengan cepat dapat
berimbas pada budaya masyarakat dan mempengaruhi
kebijakan-kebijakan menyangkut ekonomi dan
ketenagakerjaan yang merupakan bagian krusial dalam
pengelolaan organisasi.
5) Perubahan Politik merupakan salah satu faktor yang dapat
menyebabkan perubahan dalam organisasi dan organisasi
tersebut harus dapat menyesuaikan diri dengan perubahan
keadaan politik dimana organisasi itu berada. Dengan
dernikian, perubahan politik akan memaksa organisasi untuk
berubah.
Anderson (2001:16) mengemukakan bahwa terdapat faktor
penggerak (the drivers change model), yang dapat mempengaruhi
berlangsungnya perubahan organisasi yaitu faktor eksternal dan
faktor internal. Faktor eksternal yang mempengaruhi perubahan
organisasi adalah seperti faktor lingkungan atau pasar. Pergeseran
dalam lingkungan atau pasar mernerlukan respons atau perubahan
dalam ranah yang lebih spesifik, seperti strategi bisnis dan desain
organisasi, yang pada gilirannya memerlukan perubahan ranah
pada manusia dalam budaya, perilaku orang dan cara berpikir.
Sedangkan ranah internal, seperti budaya, perilaku. dan pola pikir
pernimpin dan karyawan dalam organisasi
