dimensi keputusan pembelian

Menurut Wardhana et.al (2024), dalam keputusan pembelian terdapat enam
dimensi keputusan pembelian yang dijadikan sebagai indikator keputusan
pembelian.

  1. Pilihan produk: Faktor ini mencakup keputusan konsumen tentang penggunaan
    uang mereka untuk membeli suatu produk atau pertimbangan alternatif lain.
    Keputusan konsumen dapat dipengaruhi oleh aspek-aspek seperti harga produk,
    kualitas produk, budaya dan psikologis, keunggulan kompetitif, variasi produk,
    desain produk, dan kepuasan konsumen sebelumnya.
  2. Pemilihan merek: Konsumen harus memilih merek yang akan mereka beli.
    Perusahaan perlu memahami bagaimana konsumen membuat pilihan merek,
    dengan mempertimbangkan citra merek yang baik dan kesesuaian harga sebagai
    faktor utama.
  3. Pemilihan penyalur: Faktor ini melibatkan konsumen dalam menentukan dari
    mana mereka akan membeli produk yang diinginkan. Setiap konsumen
    memiliki preferensi yang berbeda dalam memilih penyalur, dipengaruhi oleh
    faktor seperti lokasi yang dekat, harga yang terjangkau, ketersediaan barang
    yang lengkap, dan kenyamanan selama proses pembelian.
  4. Waktu pembelian: Faktor ini mencakup variasi waktu yang terjadi saat
    konsumen melakukan pembelian produk, dipertimbangkan berdasarkan
    kebutuhan dan manfaat yang dirasakan.
  5. Jumlah pembelian: Setiap konsumen dapat memilih jumlah produk yang akan
    dibeli berdasarkan keputusan pembelian, bergantung pada penggunaan
    langsung atau penyimpanan untuk persediaan. Perusahaan perlu
    mempersiapkan jumlah produk yang memadai untuk memenuhi kebutuhan
    beragam konsumen.
  6. Metode Pembayaran: Konsumen memiliki opsi untuk memilih metode
    pembayaran saat memutuskan membeli produk. Keputusan ini juga dapat
    dipengaruhi oleh teknologi transaksi saat ini, dengan indikator termasuk variasi
    metode pembayaran dan ketersediaan sistem pembayaran yang mudah