Menurut Wardhana et. al (2024), dalam keputusan pembelian, enam aspek
keputusan pembelian digunakan sebagai indicator keputusan pembelian, yaitu :
- Harga: harga suatu barang atau jasa dianggap sepadan dengan nilai, kualitas,
atau manfaat yang ditawarkan. - Kualitas: suatu produk, layanan, atau hasil pekerjaan memiliki nilai unggul yang
memenuhi atau melampaui harapan dalam hal performa, daya tahan, estetika,
atau manfaatnya. - Keunggulan: biasanya menggambarkan faktor-faktor yang membuat suatu
perusahaan, produk, atau layanan lebih unggul dibandingkan pesaingnya di
pasar. - Variasi produk: beragam pilihan produk yang ditawarkan mampu memenuhi
kebutuhan atau preferensi pasar yang berbeda. - Desain produk: elemen-elemen desain mampu memenuhi kebutuhan pengguna
mencerminkan nilai merek, dan bersaing di pasar. - Citra merek: persepsi publik terhadap merek mencerminkan identitas, nilai, dan
keunggulannya. - Tetap setia: keputusan atau kecenderungan seseorang untuk terus memilih atau
mendukung secara konsisten, meskipun ada pilihan lain. - Keputusan pembelian: Konsumen untuk membeli suatu produk atau layanan,
serta bagaimana Keputusan tersebut diambil berdasarkan berbagai
pertimbangan. - Pemilihan merek: keputusan konsumen dalam memilih suatu merek
dibandingkan dengan pesaing. - Ketersediaan produk: ketersediaan produk memengaruhi keputusan pembelian
dan kepuasan konsumen. - Tempat: pemilihan lokasi atau saluran distribusi memengaruhi keputusan
pembelian dan kepuasan konsumen. - Harga terjangkau: harga suatu produk atau layanan dianggap wajar dan
sebanding dengan kualitas atau manfaat yang diberikan. - Pengalaman berbelanja: proses pembelian mulai dari pilihan produk, pelayanan,
hingga cara transaksi mempengaruhi persepsi dan kepuasan konsumen. - Diskon: pemberian potongan harga dapat memengaruhi keputusan pembelian,
kepuasan konsumen, dan daya saing produk atau layanan. - Kebutuhan: Kebutuhan konsumen menjadi pemilihan produk atau layanan.
Produk yang memenuhi kebutuhan mendesak atau jangka panjang konsumen
memiliki peluang lebih besar untuk dibeli dan digunakan. - Penggunaan: Penggunaan produk yang sesuai dengan tujuan atau kebutuhan
konsumen akan meningkatkan kepuasan. - Jumlah pembelian: keputusan konsumen untuk membeli produk dalam jumlah
tertentu, serta bagaimana jumlah pembelian berhubungan dengan permintaan
pasar, kepuasan konsumen, dan strategi penjualan. - Harganya mahal: penilaian bahwa produk atau layanan memiliki harga yang
lebih tinggi dibandingkan dengan alternatif lainnya, - Metode pembayaran: pilihan pembayaran dapat memengaruhi keputusan
pembelian, kenyamanan konsumen, dan efektivitas transaksi
