Faktor yang mempengaruhi kinerja


Menurut Suwarto, (2020) Pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan
berlangsung dalam suatu lingkungan internal dan eksternal yang dapat
memengaruhi keberhasilan maupun kegagalan kinerja. Oleh karena itu,
faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan adalah hal penting yang
harus diperhatikan untuk memastikan kinerja yang baik. Faktor-faktor yang
mempengaruhi kinerja karyawan terhadap job insecurity di antaranya adalah
sebagai berikut:

  1. Stres dan Kesehatan Mental
    Ketidakpastian mengenai masa depan pekerjaan dapat menyebabkan
    stres yang tinggi, yang berdampak negatif pada kesehatan mental
    karyawan. Stres ini seringkali mengganggu konsentrasi dan
    produktivitas.
  2. Motivasi dan Kepuasan Kerja
    Karyawan yang merasa tidak aman dalam pekerjaan mereka cenderung
    kehilangan motivasi. Ketidakpuasan terhadap pekerjaan bisa
    meningkat, yang berdampak pada keterlibatan dan kinerja mereka.
  3. Komunikasi dan Hubungan Interpersonal
    Ketidakpastian dapat menciptakan ketegangan dalam hubungan kerja.
    Karyawan mungkin menjadi lebih defensif atau menarik diri dari
    interaksi sosial, yang dapat mempengaruhi kolaborasi dan tim kerja.
  4. Kreativitas dan Inovasi
    Rasa tidak aman dapat menekan kemampuan karyawan untuk
    berinovasi. Mereka mungkin menghindari mengambil risiko atau
    mencoba pendekatan baru karena takut akan konsekuensi negatif.
  5. Pengambilan Keputusan
    Karyawan yang merasa terancam mungkin menjadi lebih konservatif
    dalam pengambilan keputusan, memilih opsi yang lebih aman dan tidak
    berani mengambil inisiatif.
  6. Kinerja Jangka Panjang
    Jika job insecurity berlangsung lama, karyawan mungkin memilih
    untuk mencari pekerjaan baru, yang dapat menyebabkan pengurangan
    kinerja di tempat kerja saat ini