Menurut Suwarto, (2020) Pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan
berlangsung dalam suatu lingkungan internal dan eksternal yang dapat
memengaruhi keberhasilan maupun kegagalan kinerja. Oleh karena itu,
faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan adalah hal penting yang
harus diperhatikan untuk memastikan kinerja yang baik. Faktor-faktor yang
mempengaruhi kinerja karyawan terhadap job insecurity di antaranya adalah
sebagai berikut:
- Stres dan Kesehatan Mental
Ketidakpastian mengenai masa depan pekerjaan dapat menyebabkan
stres yang tinggi, yang berdampak negatif pada kesehatan mental
karyawan. Stres ini seringkali mengganggu konsentrasi dan
produktivitas. - Motivasi dan Kepuasan Kerja
Karyawan yang merasa tidak aman dalam pekerjaan mereka cenderung
kehilangan motivasi. Ketidakpuasan terhadap pekerjaan bisa
meningkat, yang berdampak pada keterlibatan dan kinerja mereka. - Komunikasi dan Hubungan Interpersonal
Ketidakpastian dapat menciptakan ketegangan dalam hubungan kerja.
Karyawan mungkin menjadi lebih defensif atau menarik diri dari
interaksi sosial, yang dapat mempengaruhi kolaborasi dan tim kerja. - Kreativitas dan Inovasi
Rasa tidak aman dapat menekan kemampuan karyawan untuk
berinovasi. Mereka mungkin menghindari mengambil risiko atau
mencoba pendekatan baru karena takut akan konsekuensi negatif. - Pengambilan Keputusan
Karyawan yang merasa terancam mungkin menjadi lebih konservatif
dalam pengambilan keputusan, memilih opsi yang lebih aman dan tidak
berani mengambil inisiatif. - Kinerja Jangka Panjang
Jika job insecurity berlangsung lama, karyawan mungkin memilih
untuk mencari pekerjaan baru, yang dapat menyebabkan pengurangan
kinerja di tempat kerja saat ini
