a. Bentuk Job Insecurity Kuantitatif
Menurut (De Witte., 1999) Job Insecurity kuantitatif adalah rasa tidak
aman terkait dengan hilangnya posisi pekerjaan atau pengurangan jam kerja
yang berdampak pada stabilitas finansial. Menurut (Sverke et al., 200226)
mereka menyatakan bahwa Job Insecurity kuantitatif melibatkan ketakutan
akan pengurangan status kerja atau kehilangan pekerjaan secara keseluruhan,
termasuk pengurangan dalam pendapatan atau jam kerja.
Job Insecurity kuantitatif berfokus pada aspek-aspek ekonomi dari
pekerjaan yang dapat diukur, seperti ancaman terhadap kontrak kerja dan
pendapatan yang lebih rendah.
b. Bentuk Job Insecurity Kualitatif
Menurut (Sverke et al., 2002) menurut mereka, Job Insecurity kualitatif
melibatkan ketidakpastian yang dirasakan tentang kualitas pekerjaan di masa
depan. Ini mencakup perasaan bahwa kualitas lingkungan kerja atau tantangan
pekerjaan akan menurun, yang bisa mengakibatkan penurunan kepuasan kerja
atau motivasi.
Menurut (Cheng & Chan., 2008) Mereka menjelaskan bahwa Job
Insecurity kualitatif mencakup kekhawatiran terkait aspek-aspek intrinsik
pekerjaan, seperti otonomi, pengakuan, dan perkembangan karier. Meskipun
karyawan masih memiliki pekerjaan, perubahan ini dapat membuat mereka
merasa kurang dihargai atau kurang berkembang.
Job Insecurity kualitatif, yaitu mengacu pada kemungkinan rasa
kehilangan atau bahaya dalam kualitas posisi dalam organisasi, seperti
memburuknya kondisi kerja, kurangnya kesempatan karir, dan penurunan gaji.
Jadi, fokus dari Job Insecurity kualitatif adalah pada perubahan yang
mengganggu kualitas pekerjaan, bukan pada kehilangan pekerjaan itu sendiri
