`Tercapainya sebuah perilaku inovatif dipengaruhi oleh berbagai
faktor, baik dari dalam individu maupun dari lingkungan organisasi. Li
dan Zheng (2014) menyatakan terdapat dua faktor yang dapat
memunculkan perilaku inovatif pada diri seseorang, yaitu:
1) Faktor Internal
Faktor internal yang dapat menimbulkan perilaku inovatif
berasal dari sifat yang dimiliki oleh individu untuk ikut serta dalam
memunculkan perilaku inovatif. Kemampuan individu dalam
berinovasi dapat dilihat dari sifat yang ada dalam individu, seperti
psychologi capital (modal psikologi) merupakan modal positif bagi
individu, seperti sifat optimisme, efikasi diri, resiliensi dan
harapan. Sifat positif tersebut mendorong individu untuk
berperilaku inovatif.
2) Faktor eksternal
Faktor eksternal yang mampu menimbulkan perilaku
inovatif pada individu merupakan faktor yang mengacu pada
kondisi lingkungan tempat individu bekerja, kondisi lingkungan,
serta budaya yang ada pada organisasi individu bekerja. Budaya
yang ada di organisasi sangat besar pengaruhnya terhadap
pembentukan pribadi seseorang, karena budaya organisasi ikut
merangsang tumbuhnya kreativitas sehingga menumbuhkan
perilaku kerja inovatif dari anggota organisasi.
Berdasarkan penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa
terdapat dua faktor yang dapat memunculkan perilaku inovatif, yaitu
faktor internal yang berasal dari dalam diri individu dan faktor eksternal
yang berasal dari lingkungan. Penelitian ini berfokus pada faktor yang
disampaikan Li & Zheng (2014) Kedudukan budaya organisasi terletak
pada faktor eksternal, sedangkan kedudukan modal psikologis terletak
pada faktor internal dari dalam diri individu
