Pengertian Laporan Keuangan


Para investor yang mempunyai kepentingan terhadap perkembangan suatu
perusahaan sangatlah perlu untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan tersebut,
dan kondisi ini dapat dilihat dari laporan keuangan yang terdiri dari Neraca, Laporan
Laba-Rugi, serta laporan keuangan lainnya. Dalam neraca dapat melihat posisi
keuangannya dan melalui laporan laba-rugi akan mendapatkan gambaran tentang
hasil/perkembangan usaha perusahaan yang bersangkutan (Munawir,1995:1)
Laporan keuangan adalah hasil dari proses akuntasi yang digunakan sebagai alat
komunikasi antara data keuangan atau aktifitas suatu perubahan dengan pihak-pihak
yang berkepentingan dengan data atau aktifitas perusahaan tersebut (Munawir, 2001:2).
Menurut Bambang Riyanto (1996:327) Laporan Keuangan adalah laporan yang
memberikan ikhtisar mengenai keadaan financial suatu perusahaan, dimana neraca
(balance sheet) mencerminkan nilai aktiva, utang dan modal sendiri pada suatu saat
tertentu dan laporan rugi laba mencerminkan hasil yang dicapai selama suatu periode
tertentu.
Menurut Erich A. Helfert (1993:9), laporan keuangan adalah dasar bagi
kebanyakan upaya analitis tentang suatu usaha. Pertama-tama kita harus mengerti sifat,
cakupan, dan batasannya sebelum kita menggunakan data dan observasi yang
diturunkan dari laporan itu untuk penilaian analitis kita. Laporan keuangan yang dibuat
berdasar prinsip akuntansi yang lazim, mencerminkan efek keputusan yang dibuat
manajemen pada masa lalu maupun pada masa sekarang.
Laporan keuangan melaporkan posisi keuangan perusahaan pada saat tertentu
maupun hasil operasinyan selama periode tertentu. Nilai riel dari lapoean keuangan
terletak pada kenyataan bahwa laporan keuangan dapat digunakan unruk membanru
meramalkan laba dan dividen perusahaan di masa yang akan datang. Dari sudut
investor, meramalkan masa mendatang merupakan hal terpentingn dari analisis laporan
keuangan, sedangkan dari sudut manajemen, analisis laporan keuangan berguna sebagai
cara untuk mengantisipasi keadaan di masa mendatang dan yang lebih penting sebagai
titik tolak bagi tindakan perencanaan yang akan mempengaruhi jalannya kejadian di
masa mendatang (Weston dan Brigham, 1990:294)
Tujuan dari laporan keuangan adalah untuk menyediakan informasi keuangan
yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan perusahaan
17
yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.
(Ikatan Akuntansi Indonesia (2002)).
Dari sudut pandang investor, analisis laporan keuangan digunakan untuk
memprediksi masa depan, sedangkan dari sudut pandang manajemen, analisis laporan
keuangan digunakan untuk membantu mengantisipasi kondisi di masa depan dan yang
lebih penting, sebagai titik awal untuk perencanaan tindakan yang akan mempengaruhi
peristiwa di masa depan (Brigham dan Houston, 1998: 78)