Kegunaan EPS


Variabel EPS merupakan proxy bagi laba per saham perusahaan yang
diharapkan dapat memberikan gambaran bagi investor mengenai bagian keuntungan
yang dapat diperoleh dalam suatu periode keuntungan yang dapat diperoleh dalam suatu
periode tertentu dengan memiliki suatu saham (Chandradewi, 2000:17). Seorang
investor membeli dan mempertahankan saham suatu perusahaan dengan harapan akan
memperoleh deviden atau capital gain. Laba biasanya menjadi dasar penentuan
pembayaran deviden dan kenaikan nilai saham di masa mendatang (Prastowo, 2002:93).
Oleh karena itu, para pemegang saham biasanya tertarik dengan angka EPS yang
dilaporkan perusahaan.
EPS atau laba per lembar saham adalah tingkat keuntungan bersih untuk tiap
lembar sahamnya yang mampu diraih perusahaan pada saat menjalankan operasinya.
Laba per lembar saham diperoleh dari laba yang tersedia bagi pemegang saham biasa
dibagi dengan rata-rata saham biasa yang beredar. EPS merupakan hasil atau
pendapatan yang akan diterima oleh pemegang saham untuk setiap lembar saham yang
dimilikinya atas keikutsertaannya dalam perusahaan. laba per lembar saham biasanya
merupakan indikator laba yang diperhatikan oleh para investor yang umumnya terhadap
korelasi yang kuat antara pertumbuhan laba dan pertumbuhan harga saham.
Jumlah pendapatan yang tersedia bagi pemegang saham adalah pendapatan
bersih setelah dikurangi pajak pendapatan. Pendapatan bersih ini setelah dikurangi
dengan deviden dan hak-hak lainnya untuk pemegang saham biasa. Dengan cara
membagi jumlah pendapatan yang tersedia untuk pemegang saham biasa dengan jumlah
lembar saham biasa yang beredar maka akan diketahui jumlah lembar pendapatan untuk
setiap lembar saham tersebut (Munawir, 1995:96).
Husnan (2001:317) bahwa jika kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba
meningkat, maka harga saham akan meningkat. Dengan meningkatnya harga saham
perusahaan, maka return saham yang akan diperoleh investor juga akan semakin tinggi.
Jika nilai EPS naik maka harga saham mengalami kenaikan, return sahamnya juga
mengalami kenaikan.
Pendapatan per saham (Earning per share/EPS) perusahaan biasanya menjadi
perhatian pemegang saham pada umumnya atau calon pemegang saham dan
manajemen. EPS menunjukkan jumlah uang yang dihasilkan (return) dari setiap lembar
saham. Semakin besar nilai EPS, semakin besar keuntungan/return yang diterima
pemegang saham (Alwi, 2003:77).
Jadi jika saham yang beredar dari saham prioritas dan saham biasa maka
langkah pertama adalah menentukan pendapatan yang menjadi hak pemegang saham
prioritas dan hak tersebut dikurangkan pada laba bersih yang diperoleh baru kemudian
dapat dihitung laba per lembar saham