Menurut Fahmi (2015) terdapat dua jenis saham yang paling umum dikenal
oleh publik yaitu saham biasa (common stock) dan saham istimewa (preference
stock).
- Common Stock (Saham Biasa) adalah suatu surat berharga yang
dijual oleh suatu perusahaan yang menjelaskan nilai nominal dimana
pemegangnya diberi hak untuk mengikuti RUPS (Rapat Umum
Pemegang Saham) dan RUPSLB (Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa). Common Stock ini memiliki beberapa jenis yaitu:
a. Blue Chip-Stock (Saham Unggulan) adalah saham dari
perusahaan yang dikenal secara nasional dan memiliki
sejarah laba, pertumbuhan, dan manajemen yang berkualitas.
b. Growth Stock adalah saham-saham yang diharapkan
memberikan pertumbuhan laba yang lebih tinggi dari ratarata saham-saham lain.
c. Defensive Stock (Saham-Saham Defensif) adalah saham
yang cenderung lebih stabil dalam masa resesi atau
perekonomian yang tidak menentu.
d. Cyclical Stock adalah sekuritas yang cenderung naik nilainya
secara cepat saat ekonomi semarak dan jatuh juga secara
cepat saat ekonomi lesu.
e. Seasonal Stock adalah perusahaan yang penjualannya
bervariasi karena dampak musiman.
f. Speculative Stock adalah saham yang kondisinya memiliki
tingkat spekulasi yang tinggi, yang kemungkinan tingkat
pengembalian hasilnya rendah atau negatif.
2 Saham preferen menurut Kieso, Donald E., Jerry J. Weygandt (2016)
adalah: “Preference shares are a special class of shares that possess
certain preferences or features not possessed by ordinary shares.”
Menurut Kieso, Donald E., Jerry J. Weygandt (2016) fitur-fitur dari
saham preferen terdiri atas:
a) Cumulative Preference Shares
b) Participating Preference Shares
c) Convertible Preference Shares
d) Callable Preference Shares
e) Redeemable Preference Shares
