Deviden Per Share (DPS)


Investasi dalam bentuk saham akan memberikan keuntungan kepada
investor, yaitu keuntungan berupa dividen dan capital gain. Capital gain
diperoleh dari selisih harga jual dan beli saham. Sedangkan menurut Tangki lisan
dan Hessel (2003), dividen adalah bagian dari laba bersih yang dibagikan kepada
para pemegang saham.
Stice (2004) menyatakan bahwa dividen adalah pembagian
keuntungan kepada pemegang saham dari suatu perusahaan secara proporsional
sesuai dengan jumlah lembar saham yang dipegang oleh masing-masing pemilik.
Sehingga dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa dividen adalah
bagian keuntungan bersih setelah pajak yang dibagikan kepadapemegang saham.
Salah satu yang menjadi alasan investor berinvestasi adalah
mengharapkan pengembalian dalam bentuk dividen yang dibagikan
perusahaan kepada pemegang saham, maka pihak manajemen perusahaan
perlumemperhatikan kebijakan dividen yang akan diterapkan dalam rangka
menarik minat investor untuk menanamkan modalnya dalam perusahaan
dalam bentuk kepemilikan saham. Ini menjadi kebiijakan perusahaan pada
saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dimana diputuskan apakah
perusahaan pada periode tersebut akan membagikan dividen atau menahannya,
tentunya perusahaan mempunyai alasan yang jelas dalam pengambilan
keputusan ini karena apabila perusahaan terus menerus menahan pembagian
dividen mereka, hal ini akan berpengaruh keepada jumlah investor mereka.
Dividend per share merupakan rasio yang mengukur seberapa besar dividen
25
yang dibagikan dibandingkan dengan jumlah saham yang beredar pada tahun
tertentu.
Tentunya ada perbedaan penilaian dari para investor dan calon
investor antara perusahaan yang selalu membagi dividen mereka dengan
perusahaan yang menahan pembagian dividen mereka. Perusahaan yang
terus-menerus menahan dividen mereka mengindikasikan bahwa ada masalah
dalam pengelolaan dan aktivitas usaha mereka sehingga mereka tidak dapat
membagi dividen atau menahan pembagian dividen, investor tentunya
menghindari perusahaan perusahaan yang sering menahan pembagian dividen
karena pada dasarnya investor berinvestasi untuk mengharapkan
pengembalian, yang salah satunya dalam bentuk dividen