Aspek-Aspek Kepuasan Pelanggan


Sureshchandar, Rajendran & Anantharaman (2002) mengatakan bahwa
terdapat lima dimensi yang dapat digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan.
Kelima dimensi tersebut adalah:

  1. Layanan inti jasa (Core service)
    Layanan inti dari jasa menggambarkan isi layanan yaitu fitur apa saja yang
    ditawarkan dalam layanan yang diberikan seperti gamabaran dan suatu
    objek. Gambaran apa saja yang ditawarkan oleh biro jasa pada layanan
    jasa yang diberikan oleh konsumen
  2. Elemen manusia dalam penyampaian jasa (Human element of service
    delivery)
    Pada dimensi ini merujuk kepada semua aspek (keandalan, ketanggapan,
    jaminan, empati, saat kebenaran, insiden kritis dan pemulihan) yang akan
    berpengaruh pada elemen manusia dalam penyampaian jasa.
  3. Elemen sistem dalam penyampaian jasa (systematizatioon of service
    delivery)
    Pada aspek ini merupakan proses, prosedur, sistem dan teknologi yang
    akan membuat layanan yang baik. Pelanggan selalu ingin dan
    mengharapkan proses pelayanan yang benar-benar standar, efisien, dan
    sederhana sehingga mereka bisa menerima layanan tanpa gangguan, hal-
    hal yang tidak diinginkan atau banyak pertanyaan yang diajukan oleh
    penyedia layanan.
  4. Bukti fisik (Tangible of service)
    Merupakan aspek nyata dari fasilitas layanan (peralatan, mesin,
    penampilan karyawan, dan lain-lain) atau lingkungan fisik.
  5. Tanggung jawab sosial (Social responsibility)
    Merupakan tanggung jawab sosial membantu sebuah organisasi untuk
    memimpin sebagai warga yang bertanggungjawab dalam mendorong
    perilaku etis dalam segala hal.
  6. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pelanggan
    Kotler (2002) menyebutkan lima faktor utama yang perlu diperhatikan
    dalam kaitannya dengan kepuasan konsumen antara lain :
  7. Kualitas produk
    Konsumen akan puas bila hasil evaluasi mereka menunjukkan bahwa
    produk yang mereka gunakan berkualitas. Produk dikatakan berkualitas
    bagi seseorang, jika produk itu dapat memenuhi kebutuhannya. Kualitas
    produk ada dua yaitu eksternal dan internal. Salah satu kualitas produk
    dari faktor eksternal adalah citra merek.
  8. Kualitas Pelayanan
    Konsumen akan merasa puas bila mendapatkan pelayanan yang akan baik
    atau yang sesuai dengan harapan.
  9. Emosional
    Konsumen merasa puas ketika orang memuji dia karena menggunakan
    merek yang mahal.
  10. Harga
    Produk yang mempunyai kualitas yang sama tetapi menetapkan harga
    yang relatif murah akan memberikan nilai yang lebih tinggi.
  11. Biaya
    Konsumen yang tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan atau tidak perlu
    membuang waktu untuk mendapatkan suatu jasa cenderung puas terhadap
    jasa tersebut.
    B. Kualitas Pelayanan
  12. Pengertian Kualitas Pelayanan
    Kualitas pelayanan merupakan tingkat keunggulan yang diharapkan dan
    pengendalian atas tingkat keunggulan tersebut untuk memenuhi harapan
    pelanggan (Lovelock dalam Tjiptono, 2004). Dalam model SERVQUAL, kualitas
    pelayanan didefinisikan sebagai penilaian atau sikap global berkenaan dengan
    superioritas suatu jasa (Parasuraman, et al., 1985). Definisi ini didasarkan pada
    tiga landasan konseptual utama: (1) kualitas jasa lebih sukar dievaluasi konsumen
    dibandingkan kualitas barang; (2) persepsi terhadap kualitas jasa merupakan hasil
    dari perbandingan antara harapan pelanggan dengan kinerja aktual jasa; (3)
    evaluasi kualitas tidak hanya dilakukan atas hasil jasa, namun juga mencakup
    evaluasi terhadap proses penyampaian jasa