Tingkatan Produk


Dalam merencanakan suatu produk atau penawaran, menurut Kotler dan
Keller terjemahan Bob Sabran (2012:121), seorang pemasar perlu memperhatikan
5 (lima) tingkatan produk, yaitu :

  1. Manfaat inti (Core Benefit), yaitu jasa atau manfaat inti yang
    sesungguhnya dibeli atau diperoleh oleh konsumen, misalnya: dalam
    sebuah hotel, manfaat sesungguhnya adalah bahwa hotel itu untuk
    istirahat dan tidur.
  2. Manfaat dasar tambahan (Generic Product), yaitu pada inti produk
    tersebut terdapat manfaat tambahan, misalnya: hotel sebagai tempat
    istirahat dan tidur mempunyai ruangan kamar dan meja, disamping itu
    teradapat alat pemanggang roti, ada musik juga.
  3. Harapan dari produk (Expected Product), yaitu serangkaian kondisi yang
    diharapkan dan disenangi dimiliki atribut tersebut, misalnya: di dalam
    ruangan kamar hotel tersebut terdapat sprei, sabun, dan handuk bersih,
    serta alat pengangkutan yang mudah dihubungi.
  4. Kelebihan yang dimiliki produk (Augmented Product), yaitu salah satu
    manfaat dan pelayanan yang dapat membedakan produk tersebut dengan
    produk para pesaing, misalnya: di dalam ruangan kamar hotel tersebut
    terdapat TV, bunga yang segar, kipas angin, AC, dan lain lain.
  5. Masa depan potensi produk (Potential Product), yaitu bagaimana harapan
    masa depan produk tersebut apabila terjadi perubahan dan perkembangan
    teknologi dan selera konsumen, misalnya: hoteltersebut perlu direnovasi
    dengan teknologi dan selera konsumen, misalnya: hotel tersebut perlu
    direnovasi dengan peralatan canggih serta dikombinasikan dengan
    peralatan yang sifatnya tradisional.