Menurut Kotler dan Keller (2016:138) mendefinisikan loyalitas konsumen
sebagai komitmen yang dipegang secara mendalam untuk membeli atau
mendukung suatu produk atau jasa yang disukai di masa depan, meskipun pengaruh
situasi dan usaha pemasaran berpotensi menimbulkan konsumen untuk beralih.
Menurut Hasan (2015:79) Loyalitas konsumen merupakan perilaku yang
terkait dengan merek sebuah jasa, termasuk kemungkinan memperbaharui kontrak
merek di masa yang akan datang, berapa kemungkinan konsumen mengubah
dukungannya terhadap merek, berapa kemungkinan keinginan konsumen untuk
meningkatkan citra positif suatu jasa.
Hurriyati (2015:129) mengemukakan bahwa loyalitas konsumen adalah
komitmen konsumen bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali atau
melakukan pembelian ulang barang atau jasa terpilih secara konsisten dimasa yang
akan datang, meskipun pengaruh situasi dan usaha pemasaran mempunyai potensi
untuk menyebabkan perubahan perilaku
