Brand Image adalah persepsi terhadap suatu merek yang dicerminkan oleh
asosiasi merek yang tersimpan dalam ingatan konsumen. Citra adalah konsep yang
mudah dipahami, tetapi karena abstrak, sulit untuk dijelaskan secara sistematis
(Prabowo, et al., 2020). Brand image menurut Aaker, (2013) merupakan
serangkaian asosiasi yang ada dalam benak konsumen terhadap suatu brand,
biasanya terorganisasi menjadi suatu makna. Hubungan terhadap suatu brand akan
semakin kuat jika didasarkan pada pengalaman dan menadapat banyak informasi.
Brand Image juga berperan sangat penting dan dijadikan fokus utama bagi
pembisnis. Pembeli cenderung menempatkan Brand Image sebagai tolak ukur
sebelum mereka membeli suatu produk. Brand Image yang baik/positif tentu bisa
berdampak lebih baik terhadap pembeli. Bila merek bercita buruk, tentunya
konsumen pun tidak memiliki ketertarikan terhadap merek tersebut sehingga
keinginan untuk membeli pun berkurang. Dampak lain yang sering terasa, yaitu
meningkat atau menurunnya rasa percaya pembeli terhadap merek. Kepercayaan
makin bertambah mampu menciptakan konsumen menjadi menyukai dan akan terus
mengonsumsi merek tersebut (Patrichia, et al., 2023)
