Aspek-Aspek Kinerja Karyawan


Menurut Milkovich dan Beudreau (dalam Sule dan Donni, 2018: 124-125)
menyatakan bahwa kinerja pegawai merupakan fungsi dari interaksi 3 aspek,
yaitu:
a. Kemampuan (Ability)
Kemampuan ialah kapasitas atau kesanggupan individu dalam menyelesaikan
tugas pekerjaan. kemampuan keseluruhan tiap individu dasarnya memiliki 2
faktor, yaitu kemampuan fisik (yang memerlukan stamina, kecakapan, dan
keterampilan) dan kemampuan mental (yang memerlukan kecerdasan,
pemahaman dan penalaran)
b. Motivasi (Motivational)
Motivasi merupakan kemampuan upaya untuk memenuhi kebutuhan
induvidual dengan kesediaan mengeluarkan tingkat apa yang tinggi ke arah
tujuan organisasi
c. Peluang (opportunity)
Peluang berkaitan dengan keadaan yang akan menjadi rintangan dalam
bekerja, Hal yang termasuk adalah keadaan lingkungan kerja yang
mendukung, perlatan kerja yang mendukung, serta rekan kerja dan aturan
yang mendukung. sehingga timbul cukup informasi untuk mengambil
keputusan pada waktu kerja yang memadai untuk bekerja dengan pilihan
terbaik
Selain itu menurut Haryono (2018: 94) menyebutkan bahwa aspek-aspek
kinerja sebegai berikut:
a. Aspek instrumen penilaian yang memfokuskan pada kemampuan dasar
Contohnya adalah kemandirian, kejujuran, dan rasa suka menolong
b. Aspek yang berfokus pada Kompetensi
Contohnya adalah pengetahuan akan tugas yang dikerjakan. Keterampilan dan
kecakapan dalam menaggapi tugas tugas yang ada
c. Aspek yang berfokus pada tugas
Contohnya adalah mengikuti SOP yang berlaku
d. Aspek kinerja yang fokus pada tujuan
e. Aspek Kinerja kontekstual
Yaitu usaha anggota organisasi untuk mengakrabkan hubungan antardivisi
Menurut Bono & Judge (dalam Indrasari, 2017: 55) aspek kinerja dibagi
menjadi 7, yakni:
a. Kualitas
Yakni hasil tugas yang dilakukan sudah mendekati sempurna (sudah mencapai
tujuan yang diharapkan)
b. Produktifitas
Yakni banyaknya tugas yang telah dihasilkan atau jumlah proses aktivitas
yang terselesaikan,
c. Ketepatan waktu
Yakni akhir penyelesaian tiap tiap tugas dapat memaksimalkan waktu yang
disediakan
d. Efektivitas
Yakni memanfaatkan dengan cara paling baik dan benar secara maksimal
sumber daya yang ada pada organisasi untuk meningkatkan keuntungan dan
mengurangi kerugian
e. Kemandirian
Yakni kemampuan untuk menyelesaikan tugas tugas tanpa bantuan guna
menghindari hasil yang memerlukan kerugian waktu dan sumber daya
tambahan
f. Komitmen kerja
Yakni kesepakatan untuk menjalankan tugas dan tujuan antara karyawan
dengan organisasinya
g. Tanggung jawab karyawan
Yakni rasa adanya kehilangan akibat kerugian, dan rasa bangga terhadap
penilaian baik terhadap performa organisasinya.
Menurut Bernadin & Rusel (dalam Huseno, 2016: 96) aspek kinerja dibagi
menjadi 6, meliputi:
a. Quality
Adalah tingkatan suatu proses hingga hasil pelaksaanaan kegiatan mendekati
tujuan yang diharapkan
b. Quantity
Merupakan jumlah yang dihasilkan
c. Kerjasama antar karyawan
Yakni durasi waktu untuk menyelesaikan pekerjaan
d. Cost efectiveness
Adalah besarnya penggunaan sumber daya organisasi untuk memaksimalkan
hasil.
e. Need for supervision
Merupakan kecakapan karyawan dalam melaksanakan jobdesc pekerjaannyaa
tanpa adanya pengawasan supervisor untuk meminimalisir tindakan yang tidak
diinginkan
f. Interpersonal impact
Ialah kemampuan seorang karyawan dalam menjaga relasi antarkaryawan