Menurut Wirawan (2012: 7-8) membagi faktor-faktor yang mempengaruhi
kinerja menjadi 3, yaitu :
a. Faktor internal pegawai
Yakni banyaknya faktor dari individu tiap pegawai yang dibawa (sifat, keadaan
fisik) dan diperoleh bersamaan dengan perkembangannya (pengetahuan,
keterampilan)
b. Faktor Lingkungan internal organisasi
Dalam menyelesaikan tugas tugas, tiap pegawai memerlukan dukungan dari
orang orang dan keadaan di organisasi sekitarnya. Dukungan dari organisasi
sekitar akan mempengaruhi performa baik naik atau turunnya kinerja setiap
pegawai, misal lingkungan kerja yang ramah dan kondusif akan membuat
karyawan kerja lebih nyaman dan efisien
c. Faktor lingkungan eksternal organisasi
Ialah keadaan di luar organisasi yang masih memiliki peran dalam
mempengaruhi kinerja organisasi, misalnya adanya resesi global, akan
mempengaruhi efisiensi kinerja organisasi
Menurut Darma (2010: 30-42) membagi faktor-faktor yang mempengaruhi
kinerja sebagai berikut:
a. Perubahan Lingkungan persaingan kerja
Pengukuran Kinerja berdasar laporan finansial akan kalah dengan perusahaan
yang menggunakan metode metode terbaru seperi kaize (Memperbaiki lebih
baik), hal ini membuat perusahan dengan cepat menyesuaikan dan mengejar
kebutuhan pasar dan tidak jarang kebutuhan pasar ini memerlukan rotasi
pekerja yang cukup cepat
b. Aturan aturan pemerintah
Aturan yang ditetapkan pemerintah akan membuat perusahaan menyesuaikan
dengan apa yang diperbolehkan dan apa yang dilarang oleh pemerintah, untuk
mengelola perusahan tidak jarang perubahan pekerja dibutuhkan untuk
memenuhi keuntungan demi mengikuti aturan pemerintah
c. Kontrol Pengendalian yang diperlukan tehadap perilaku manusia yang
bervariasi
Kurangnya Kontrol antar karyawan dapat mempengaruhi efisiensi perusahaan,
contohnya apabila ada perintah pemasangan 800 baut dalam 8 jam, dan
karyawan menyelesaikan dalam 6 jam, ada 2 jam yang tersisa dan dengan
kontrol yang buruk karyawan akan tidak melakukan pekerjaan apa apa dan
perusahaan menjadi tidak efisiensi
d. Pengkajian kembali manajemen strategik
Evaluasi dan pencatatan performa tiap karyawannya membuat karyawan lebih
aware terhadap kinerja pekerjaan nya, hal ini dapat mempengaruhi tingkat
intensitas dan efisiensi pekerjaan karyawan
e. Budaya organisasi
Budaya organisasi tentulah sudah mendarah daging dan sudah tertanam dalam
tiap pikiran dan hati karyawan, budaya yang baik dan berorintasi pada kerja
tim dan tujuan organisasi akan memepengaruhi performa tiap karyawannya
karena motivasi dari suasana lingkungan organisasinya
f. Kepemimpinan
Otak dari setiap operasi organisasi adalah pemimpin perusahaan, Gaya
pemimpinan dan sifat kepemimpinan akan sangat mempngaruhi suasana
pekerjaan, baik dan buruknya sifat kepemimpinan akan menjadi dasar dari
peforma suatu organisasi dalam menyelesaikan tugas tugasnya
g. Sarana dan Prasarana perusahaan
Sarana adalah fasilitas yang mendukung pelaksanaan contohnya adalah
komputer, dana, dan peralatan kantor, sementara prasarana adalah fasilitas
pendukung tidak langsung contohnya tempat istirahat perusahaanm. kedua hal
ini mempengaruhi kinerja karyawan. orang yang bekerja dengan teknologi
yang lebih canggih akan lebih produktif dari pada yang masih menggunakan
alat tradisional
h. Kerja sama tim
Kerja sama tim akan mempengaruhi efisiensi pekerjaan, Tim yang lebih peka
terhadap keadaan dan kesulitan teman teman di sekitarnya akan lebih mudah
mencapai visi perusahaan dan mencapai produktivitas maksimal daripada tim
yang lebih mementingkan individual skill dan job desk nya masing masing
i. Pemantauan dan Evaluasi
Manajemen kinerja tidak akan efektif tanpa adanya evaluasi dana pemantauan,
dengan adanya kinerja yang di pantau dan di evaluasi, perusahaan dapat
menilai hal hal yang bisa di kurangi dan hal hal yang bisa di tambah dalam
