Ciri-ciri umum masa remaja


Menurut Hurlock (1980:207), ciri-ciri umum masa remaja adalah sebagai
berikut:
a. Masa remaja sebagai periode yang penting
Periode yang penting pada masa remaja adalah fisik dan psikologis. Kedua
periode ini sama-sama penting. Perkembangan fisik remaja di sertai
dengan perkembangan mental. Semua perkembangan itu memerlukan
penyesuaian mental dan perlu membentuk sikap, nilai dan minat baru.
b. Masa remaja sebagai periode peralihan
Peralihan tidak berarti memutuskan atau merubah apa yang telah terjadi
sebelumnya melainkan sebuah peralihan dari satu tahap perkembangan ke
tahap berikutnya. Remaja harus mempelajari pola perilaku dan sikap yang
baru untuk menggantikan perilaku dan sikap dimasa kanak-kanak. Dalam
setiap periode peralihan, status individu tidaklah jelas dan terdapat
keraguan akan peran yang harus dilakukan. Pada masa ini, remaja bukan
lagi disebut sebagai anak-anak dan juga bukan orang dewasa.
c. Masa remaja sebagai periode perubahan
Selama awal masa remaja, ketika perubahan fisik terjadi dengan pesat,
perubahan perilaku dan sikap juga berlangsung dengan pesat. Kalau
perubahan fisik menurun maka perubahan sikap dan perilaku juga
menurun. Perubahan yang terjadi pada masa remaja ini meliputi perubahan
emosi, perubahan tubuh, minat, peran, nilai-nilai dan menuntut kebebasan.
d. Masa remaja sebagai usia bermasalah
Masalah remaja sering menjadi masalah yang sulit diatasi dan ada dua
alasan yang mendasari kesulitan tersebut. Pertama, selama masa kanak-
kanak sebagian besar masalah yang terjadi diselesaikan oleh orang tua dan
guru, sehingga kebanyakan remaja tidak berpengalaman dalam mengatasi
masalah. Kedua, para remaja merasa mandiri, sehingga mereka ingin
mengatasi masalahnya sendiri dan menolak bantuan dari orang tua atau
guru.
e. Masa remaja sebagai masa mencari identitas
Identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa
dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Pencarian identitas ini
mempengaruhi perilaku remaja.
f. Masa remaja sebagai usia yang menimbulkan ketakutan
Banyak pandangan tentang remaja yang mempunyai arti dan nilai namun
banyak diantaranya yang bersifat negatif. Pandangan budaya menganggap
remaja sebagai anak-anak yang tidak disiplin, tidak dapat dipercayai dan
cenderung berperilaku yang merusak. Sehingga menyebabkan orang
dewasa yang seharusnya membimbing dan mengawasi remaja menjadi
takut untuk bertanggung jawab dan bersikap tidak simpatik terhadap
perilaku remaja yang wajar. Pandangan ini juga mempengaruhi konsep diri
dan sikap remaja terhadap dirinya sendiri.
g. Masa remaja sebagai masa yang tidak realistik
Remaja cenderung memandang kehidupan dari sudut pandangnya sendiri
dan orang lain seperti apa yang diinginkannya dan bukan sebagaimana
adanya terlebih dalam hal cita-cita. Cita-cita yang tidak realistik
menyebabkan meningginya emosi yang merupakan ciri awal pada masa
remaja. Remaja akan kecewa jika tidak berhasil mencapai tujuan yang
ditetapkannya sendiri.
h. Masa remaja sebagai ambang masa dewasa
Remaja mulai memusatkan diri pada perilaku yang dihubungkan dengan
status dewasa. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan
citra yang mereka inginkan